Air Mata dan Pesan Susi Pudjiastuti Saat Tinggalkan Jabatan Menteri

kumparan Dipublikasikan 00.36, 24/10/2019 • Wiji Nurhayat
Susi Pudjiastuti tiba di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Susi Pudjiastuti resmi melepas jabatan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Serah Terima Jabatan (Sertijab) Rabu (23/10). Edhy Prabowo yang kemudian menggantikan sebagai Menteri KKP periode 2019-2024.

Saat perpisahan tersebut, ada banyak momen yang terekam. Termasuk suasana haru hingga pesan-pesan yang disampaikan Susi Pudjiastuti kepada menteri baru hingga kecintaannya terhadap KKP. Berikut kumparan rangkum, Kamis (24/10):

1. Air Mata Susi saat Menerima Karikatur dari Pegawai KKP

Susi Pudjiastuti tampak menitikkan air mata saat menerima karikatur yang dihadiahi dari para karyawan dan pejabat eselon di lingkungan KKP, di sela acara sertijab.

Gambarnya bernuansa biru laut dengan pose nyentrik Susi mengenakan kaca mata dan topi hitam. Sementara ia berada di tengah dan dikelilingi oleh para rekan kerja di KKP.

"Tadi saya nangis karena anak-anak happy, Lina, Rono (karyawan KKP) yang biasa bikinin kopi tiap kali. Kopi-kopi mana, Rono datang, selama lima tahun luar biasa, itu saja,” ujar Susi Pudjiastuti ketika ditemui di Sertijab Menteri KKP, di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Rabu (23/10).

Susi Pudjiastuti juga menceritakan, dirinya bahagia karena para karyawan mengaku senang. Sebab, ada beberapa kebijakan dalam tugas keseharian yang diapresiasi. Seperti, jam kerja yang ramah bagi ibu yang mengurus rumah tangga.

“Anak-anak (pejabat dan karyawan di lingkungan KKP) di sini senang, jam kerjanya jam 7 pagi dari mulai minggu pertama saya di KKP, jadi ibu-ibu katanya waktunya banyak dengan anak-anak. Jadi mulai jam 7 selesai jam 3 sore,” tuturnya.

2. Sosok Nyentrik ala Susi Pudjiastuti

Bukan lagi rahasia, Susi Pudjiastuti termasuk menteri yang tampak nyentrik. Bukan saja soal penampilan, namun juga bicaranya yang blak-blakan.

Dalam sambutan perpisahannya, Susi Pudjiastuti mengatakan kesannya selama lima tahun menjabat. Baginya, KKP telah menjadi passion yang ia senang jalani dalam kerjanya. Bahkan ia bilang, tak ragu untuk membuat terobosan.

Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru Edhy Prabowo (kanan) berjalan bersama Susi Pudjiastuti saat akan meghadiri Serah Terima Jabatan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“KKP adalah my passion dalam past5 year. Banyak perubahan kontroversi karena Pak Jokowi waktu ngangkat saya ingin saya membuat terobosan, makanya saya terobos semua,” ujar Susi Pudjiastuti yang disambut gelak tawa hadirin.

3. Kesan dan Pesan Susi Pudjiastuti ke Edhy Prabowo

Edhy Prabowo telah resmi sebagai Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Periode 2019-2024 menggantikan Susi Pudjiastuti.

Di momen sertijab, Susi Pudjiastuti menyampaikan, Edhy bukanlah orang baru di KKP. Sehingga, ia menilai, Edhy akan bisa menjalankan tugas kementeriannya dengan baik.

“Orang yang ketemu setiap bulan sekali. Enggak asing dan saya sangat senang. Kekhawatiran KKP akan hilang,” ujarnya di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Rabu (23/10).

Di momen itu pula, Susi Pudjiastuti menyampaikan bahwa dirinya yakin dengan kinerja Edhy Prabowo sebagai penggantinya. Sebab, Edhy dinilainya telah mengenal seluk beluk KKP.

“Dan saya yakin beliau akan berhasil, pengalamannya banyak, di lembaga, dan lain sebagainya, dan bukan orang baru. Dan beliau kenal KKP luar dalam, maksudnya kerjaan,” kata Susi.

Dia pun berpesan agar Edhy mampu meneruskan capaian KKP selama ini. Indonesia menurutnya harus terus berjuang untuk menjadi poros maritim dunia.

"Kita bangga 1 dari 6 tuna di dunia milik Indonesia. Neraca perdagangan perikanan dari 2015 nomor satu di Asia Tenggara. Pertahankan itu untuk supaya Indonesia tetap jadi nomor satu," ujarnya di hadapan Edhy.

Tak hanya itu, Susi Pudjiastuti juga mengingatkan Edhy Prabowo agar bisa makin menyejahterakan nelayan Indonesia tanpa mengabaikan kelestarian alam. Caranya, seperti penangkapan ikan dengan alat-alat yang ramah lingkungan.

Upaya lainnya yang menurutnya perlu diperhatikan ialah peningkatan sumber daya manusia (SDM) kelautan dan perikanan Indonesia ke depan. Bila selama kepemimpinannya ia bisa mendirikan 7 politeknik, maka selanjutnya Susi berharap Edhy bisa membangun 10 politeknik per tahun.

"Antara mimpi saya dan realita lebih jauh. Pak Eddy lebih muda, badannya lebih besar dari saya, jadi 10 politeknik setahun mestinya bisa," ujarnya.

4. Selepas Jabatan Menteri, Susi Pudjiastuti Mau Liburan

Ketika ditanya soal kesibukan yang bakal dijalani Susi setelah melepaskan jabatannya, Susi hanya berkomentar pendek, "Saya mau libur," kata Susi di Kementerian KKP, Rabu (23/10).

Ditanya akan berlibur ke mana, Susi tak mau membocorkannya. "Rahasia ntar ngikuti saya lagi,” katanya sambil tertawa.

Saat disinggung apakah dia akan terjun ke dunia politik, Susi kembali tak mau menjawab. "Kamu tuh nanyanya macem-macem saja. Libur!" kata dia.

Namun, Susi Pudjiastuti mengaku akan tetap berkarier dan bergelut di bidang menjaga kelestarian laut setelah dia menyelesaikan masa liburannya. Salah satunya, melalui komunitas yang dia inisiasi bersama para aktivis cinta lingkungan dan laut, Pandu Laut Nusantara.

"Jadi ibu juga karier, nenek juga karier. Pandu Laut Nusantara, tetap menjaga laut," katanya.

Artikel Asli