Ahok Jadi Bos BUMN, Luhut: Dia Kerjanya Bagus

Suara.com Dipublikasikan 06.52, 13/11/2019 • Iwan Supriyatna
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyambangi salah satu stasiun MRT di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta, Jumat (5/7). (Instagram/@basukibtp)
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyambangi salah satu stasiun MRT di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta, Jumat (5/7). (Instagram/@basukibtp)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan buka suara ihwal dipanggilnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dipanggil ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh Erick Thohir.

Luhut berpendapat jika sosok Ahok memunyai kinerja apik selama berkiprah. Sehingga, Ahok layak menjabat sebagai petinggi perusahaan BUMN.

"Ya kan dia kerjanya bagus kerjanya boleh. Ya kita lihat saja ya," ujar Luhut di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

Meski demikian, Luhut tak mengetahui jabatan apa yang nantinya disandang oleh eks Gubernur DKI Jakarta itu. Dia meminta untuk menunggu jawaban resmi Kementerian BUMN terkait hal tersebut.

"Ya gak tau, kita tunggu saja," singkat Luhut.

Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dipanggil ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Dipanggilnya Ahok ke kantor Erick Thohir terkait penunjukan posisi Ahok di BUMN.

"Saya mau dilibatkan di salah satu BUMN. Jabatannya apa saya enggak tahu," kata Ahok saat ditemui di Kementerian BUMN, Rabu (13/11/2019).

Meski belum mengetahui posisi apa yang akan dijabat mantan Gubernur DKI Jakarta ini, namun Ahok menyebut bahwa dirinya akan berada di perusahaan BUMN tersebut dalam waktu dekat ini.

Artikel Asli