Ahli Ungkap Hasil Tes Darah Putri Diana Usai Kecelakaan, Benarkah Hamil?

Haibunda Dipublikasikan 03.44, 15/12/2019 • Muhayati Faridatun

Putri Diana sempat dikabarkan sedang hamil, saat mengalami kecelakaan maut yang merenggut nyawanya. Dugaan tersebut akhirnya terjawab setelah seorang ahli patologi mengungkap hasil tes darah Princess of Wales.

Seperti Bunda tahu, Putri Diana mengembuskan napas terakhir pada 31 Agustus 1997, setelah mengalami kecelakaan mobil di terowongan bawah jembatan Alma, Paris, Prancis. Mobil limousine Mercedes S-280 yang ia tumpangi bersama sang kekasih, Dodi Fayed, membentur pilar.

Dikutip dari Cheat Sheet, sebelum kecelakaan, pada 30 Agustus 1997 sekira pukul 23.30 waktu setempat, Diana dan Fayed meninggalkan Ritz Hotel setelah makan malam. Mereka keluar lewat belakang hotel karena menghindar dari buruan paparazzi.

Namun, usaha Diana dan Fayed melarikan diri tak berhasil. Paparazzi tetap membuntuti mereka yang malam itu hendak menuju apartemen Fayed. Hingga akhirnya, kecelakaan tragis itu menimpa mobil yang mereka tumpangi.

Fayed dan sang sopir, Henri Paul tewas seketika di tempat kejadian. Sedangkan Diana sempat dilarikan ke La Pitie Salpetriere Hospital, sebelum akhirnya meninggal dunia. Sementara ajudan Diana, Trevor Rees-Jones selamat namun terluka parah.

"Diana terkena tumbukan berkecepatan relatif rendah dalam kendaraan yang sangat aman, tapi dia yang paling sedikit terluka," kata ahli patologi forensik, dr.Richard Shepherd, dalam acara The Morning Show, yang dilansir New Idea.

Shepherd yang turut menangani kecelakaan tersebut juga mengatakan, Diana masih bisa bicara dan berkomunikasi meski kondisinya terluka.

"Dia terlihat baik. Tapi, dalam perjalanan menuju rumah sakit, kondisinya makin memburuk dan butuh operasi toraks (dada) darurat," jelas Shepherd.

Dokter asal Inggris ini lalu memaparkan, kondisi Diana yang memburuk disebabkan oleh robekan kecil di pembuluh darah di paru-paru. Shepherd memastikan itu adalah cedera yang benar-benar langka.

Putri Diana dan Pangeran Charles/ Foto: Instagram @princess.diana.forever

Benarkah Diana hamil?

Sempat beredar kabar, ayah Fayed yang juga pemilik Ritz Hotel Paris, Mohammed Fayed, selalu mengatakan kalau putranya sudah berencana melamar Putri Diana. Penulis Martyn Gregory juga mengungkap hal yang sama.

"Fayed akan melamar Diana pada malam kecelakaan itu dan sudah membeli cincin di toko perhiasan Repossi Jewelers," ucap Gregory.

Setelah kematian mereka, sebuah cincin bertuliskan 'Dis-moi Oui' (Katakan padaku 'Ya') kemudian ditemukan di apartemen milik Fayed. Bahkan, ayah Fayed pernah mengaku, Diana sudah mengatakan padanya bahwa dia sedang mengandung buah cinta dengan Fayed.

Terkait hal ini, Shepherd kemudian mengungkap hasil forensik Diana. "Saya tidak melihat bukti. Saya sudah melihat semua informasi medis dan patologi, saya sama sekali tidak melihat apa pun yang mendukung bahwa dia hamil."

Profesor Angela Gallop juga menjelaskan bagaimana tim investigasi mencoba menentukan apakah Diana hamil. Penulis buku When the Dogs Don't Bark: A Forensic Scientist's Search for the Truth ini memastikan, tim investigasi juga menguji sampel darah Diana apakah mengandung hormon kehamilan.

Hanya saja, Diana sudah menerima begitu banyak transfusi darah, sehingga tim investigasi harus mengambil sampel darah yang menetas di karpet mobil nahas tersebut. Gallop dan tim juga mengekstrak sampel isi perut Diana untuk menguji residu alat kontrasepsi.

"Pada akhirnya, semua tes hasilnya negatif. Itu berarti sangat mungkin Diana tidak hamil saat kematiannya dan dia belum minum pil kontrasepsi," urai Gallop menyimpulkan.

Artikel Asli