Ahli Tak Sengaja Temukan Parasit Pemakan Lidah Ikan, Seperti Apa?

Kompas.com Dipublikasikan 13.30, 14/08 • Kontributor Sains, Monika Novena
live science
Isopoda (berwarna ungu) menempel menjadi lidah pengganti untuk inangnya

KOMPAS.com - Kejadian tak terduga terjadi pada peneliti yang sedang melakukan rontgen kepala ikan. Mereka menemukan isopoda, parasit mirip serangga yang disebut penggigit lidah atau kutu pemakan lidah.

Seperti namanya parasit tersebut sedang menghisap darah dari lidah ikan hingga seluruh struktur lidah menjadi mati. Kemudian kengerian yang sebenarnya dimulai, parasit itu mengambil alih dan bercokol di mulut ikan yang masih hidup.

Baca juga: Ikan di Lautan Hadapi Ancaman Pemanasan Global, Ini Dampaknya

Seperti dikutip dari Live Science, Jumat (14/8/2020) ahli biologi di Rice Univerity di Houston Kory Evans menemukan penggigit lidah itu saat melakukan digitalisasi sinar-x kerangka ikan. Ia pun lantas membagikan temuannya di Twitter.

Evans melakukan proyek pemindaian kerangka ikan ini sebagai bagian untuk pengumpulan data dari keluarga ikan terumbu karang. Saat sedang melakukan digitalisasi ikan herring (Odax cyanomelas) Evans melihat sesuatu yang aneh di rongga mulut.

"Seperti ada serangga di mulutnya. Tapi ikan ini herbivora yang memakan rumput laut. Jadi ketika saya melihat lebih lanjut, ternyata itu adalah kutu pemakan lidah," papar Evans.

Setidaknya ada sekitar 380 spesies isopoda pemakan lidah dan sebagian besar menargetkan spesies ikan tertentu sebagai inangnya.

Baca juga: Ikan Langka Berkepala Mohawk Akhirnya Resmi Punah, Kok Bisa?

Jenis isopoda ini memasuki tubuh ikan melalui insang, menempel di lidah dan memakannya. Parasit tersebut kemudian mencengkeram pangkal lidah erat dengan tujuh pasang kakinya, mengurangi suplai darah sehingga organ berhenti berkembang.

Sejak saat itulah, tubuh isopoda pun beralih fungsi sebagai lidah ikan. Hubungan antara ikan dengan parasit itu bisa terjadi selama bertahun-tahun Dalam banyak kasus, ikan bahkan dapat hidup lebih lama.

Penulis: Kontributor Sains, Monika NovenaEditor: Sri Anindiati Nursastri

Artikel Asli