Ada Gangguan Jaringan di Sumatera, Ini Penjelasan Telkomsel

Kompas.com Dipublikasikan 11.44, 11/08 • Wahyunanda Kusuma Pertiwi
KOMPAS.COM/IDON
Petugas damkar Pekanbaru saat melakukan pemadaman pada kebakaran gedung telkom di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (11/8/2020).

KOMPAS.com - Layanan Telkom dan Telkomsel mati total di Pekanbaru, Riau, Selasa (11/8/2020) sore. Hal itu disebabkan oleh Gedung Telkom yang terletak di Jalan jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, mengalami kebakaran sekitar pukul 14.30.

Semua layanan Telkom dan Telkomsel dikeluhkan tidak ada jaringan.

"Kejadian tersebut berdampak pada layanan panggilan suara dan SMS untuk sementara ini belum dapat digunakan, dan ada penurunan kualitas akses data di sejumlah wilayah di Sumatera," jelas Denny Abidin, Vice President Corporate Communication Telkomsel, dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno.

Baca juga: Harga Paket Internet Telkomsel Simpati, Kartu AS, dan Loop Agustus 2020

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi," ucap Denny.

Hilangnya layanan Telkomsel membuat beberapa warga setempat kebingungan. Hingga Selasa petang, jaringan Telkomsel dilaporkan masih belum bisa diakses.

"Ya, kaget juga handphone tiba-tiba jaringannya mati. Saya kira handphone yang rusak. Pas tanya tetangga ternyata memang jaringan Telkomsel yang mati," ujar salah seorang warga Pekanbaru, Widi (30) saat diwawancarai Kompas.com, Selasa.

Beberapa pengguna Telkomsel di Sumatera juga mengungkap hal senada melalui Twitter. Seperti pengguna dengan nama akun @ladydaisy yang mengaku sinyal mengalami gangguan sejak pukul 14.00 waktu setempat.

Twit senada juga diunggah beberapa pengguna Telkomsel lainnya.

Denny menambahkan saat ini tim teknis Telkomsel masih berupaya maksimal untuk memulihkan layanan secara keseluruhan agar dapat berjalan normal kembali. Informasi lebih lanjut terkait pemulihan layanan akan dikabarkan secara berkala nantinya.

 

Penulis: Wahyunanda Kusuma PertiwiEditor: Reska K. Nistanto

Artikel Asli