Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Pemprov DKI Wacanakan Nama Ali Sadikin Jadi Nama Jalan di Jakarta

Limapagi Dipublikasikan 13.07, 22/10 • Limapagi
Pemprov DKI Wacanakan Nama Ali Sadikin Jadi Nama Jalan di Jakarta

LIMAPAGI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang menggodok wacana nama mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin diabadikan menjadi nama jalan di Ibu Kota.

"Insya Allah nanti kita akan tindaklanjuti kembali, nanti Dishub (Dinas Perhubungan) yang punya tugas untuk memastikan penamaan jalan untuk Bung Ali Sadikin," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Jumat, 22 Oktober 2021.

Riza menuturkan, nama Ali Sadikin nantinya bakal dipakai untuk nama jalan yang berada di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. Saat ini lokasi tersebut bernama Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Memang ada permintaan dari teman-teman, untuk memberi nama kepada bung Ali Sadikin. Insya Allah ini menjadi perhatian kami sudah disampaikan pada dewan," ujarnya.

Baca Juga: Alternatif Pemrov DKI di Tengah Kontroversi Jalan Ataturk

Sebelumnya, Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi menagih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penggunaan nama Ali Sadikin sebagai nama jalan di Ibu Kota.

Usul pengubahan nama Jalan Kebon Sirih ini pertama kali diungkapkan Prasetio saat Rapat Paripurna memperingati HUT ke-494 DKI Jakarta pada Juni lalu.

Wacana tersebut kembali mencuat saat Prasetio menyinggung soal polemik wacana pemberian nama presiden pertama Turki, Mustafa Kemal Ataturk sebagai nama jalan di Menteng, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Update Kasus Covid-19 di Jakarta 22 Oktober 2021 Tambah 83 Orang

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, Pemprov DKI Jakarta harusnya lebih mengetahui dan dapat mengkaji mana sosok yang layak untuk dikenang dan pantas dijadikan nama jalan.

"Ali Sadikin jelas-jelas sosok dan tokoh berjasa buat Jakarta. Usulan penamaan jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat menjadi Ali Sadikin pun merupakan keputusan dari rapat paripurna. Tapi mana, sampai sekarang belum juga ada keputusan untuk Peraturan Gubernur," ujarnya di Jakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.

Artikel Asli