Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

8 Tradisi dan Tempat Wisata Ini Cuma Ada di Karangasem Bali

IDN Times Dipublikasikan 08.10, 11/06/2017 • dayuadeesyati
tripadvisor.com

Sudah pernah ke Bali? Di antara satu ini sudah ada yang kamu kunjungi belum? Kalau belum, siap-siap untuk menyisihkan uang lagi biar bisa ke sini ya.

Geret Pandan Desa Tenganan

http://www.imgrum.org/user/vacationinbali/2188322877/1277141759808043561_2188322877

Siapa yang masih asing dengan perang satu ini? Ya, geret pandan adalah suatu tradisi perang menggunakan pandan berduri, dilengkapi sebuah tameng berasal dari anyaman rotan. Perang ini bukan merupakan bentrok. Namun merupakan suatu tradisi yang diyakini oleh masyarakat setempat.

Geret pandan ini dilakukan hanya satu tahun sekali dan berlangsung selama dua hari. So, buat kalian yang penasaran dan ingin tahu sejarahnya, kunjungilah Desa Tenganan pada bulan Juni.

Gebug Ende Desa Seraya Barat

http://www.fabulousubud.com/index.php/mustsee/details/784/gebug-ende

Nah untuk Gebug Ende sendiri juga merupakan perang, namun alatnya menggunakan akar rotan sepanjang 1,5 sampai 2 meter dan dinamakan gebug, lengkap dengan tameng yang disebut sebagai ende. Gebug ende ini diyakini oleh masyarakat setempat sebagai tradisi untuk memohon hujan. Tradisi ini biasanya diselenggarakan di Desa Seraya Barat kira-kira pada bulan Oktober sampai November.

Terteran Desa Jasri

http://inputbali.com/budaya-bali/video-ter-teran-tradisi-perang-api-di-karangasem

Nah tradisi yang menantang satu lagi yaitu terteran. Ini merupakan perang juga, namun alatnya menggunakan api. Api itu berasal dari daun kelapa kering yang dibakar, lalu dilempar ke grup lawan. Sebelum tradisi ini dilakukan, biasanya desa tersebut mematikan seluruh akses penerangannya demi suatu tujuan tertentu.

Tradisi ini berlangsung dua tahun sekali yaitu pada tahun genap. Biasanya dilaksanakan satu hari sebelum upacara Nyepi. Jika kalian ingin menonton perang ini, ingat perhatikan keselamatan diri kalian masing-masing ya.

Sunset Point

Doc. Pribadi

Sunset Point merupakan tempat yang indah dan pas dikunjungi saat ingin menikmati sunset di Karangasem, Bali. Sunset Point ini adalah tempat wisata berupa restoran di atas bukit, dengan pemandangan laut lepas di bawahnya.

Jika kalian ingin menikmati indahnya bawah laut sebelum menikmati sunset, kamu bisa snorkeling terlebih dulu di bawah area ini khususnya di Pantai Amed.

Oddessy Submarine Amuk Bay

Doc. Pribadi

Merupakan sebuah tempat wisata pantai dilengkapi dengan fasilitas kapal selam. Tempat ini berlokasi di Labuhan Amuk, Manggis, Antiga, Karangasem. Jika hanya ingin menikmati pantainya, kalian bisa duduk-duduk di pinggir pantai, yang dilengkapi payung.

Tempat istirahatnya indah, bagus digunakan untuk berfoto. Jika ingin mencoba menaiki kapal selamnya, kalian hanya perlu merogoh kocek Rp 650 ribu perorang. Destinasi ini dibuka dari jam 9 pagi hingga 3 sore untuk fasilitas kapal selamnya saja.

Virgin Beach

https://www.raftingbali.net/white-sand-beach-bali/

Virgin beach disebut juga pantai pasir putih atau pantai perasi. Letaknya di desa Perasi Karangasem, Bali. Tempat ini memiliki pasir yang sangat putih dan lembut. Jika ingin mengunjungi tempat ini, kalian hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2000 saja.

Bukit Asah

Doc. Pribadi

Bukit Asah berasal dari kata Asah yang artinya datar. Namun bukit ini tak sedatar yang kalian pikirkan. Bukit ini dilengkapi pemandangan laut yang luas. Jika beruntung, kalian bisa melihat kura-kura di laut dari atas bukit ini. Tempat ini juga bagus dikunjungi jika kalian ingin menikmati sunrise di kabupaten Karangasem.

Wisata ini berdekatan dengan Pantai Virgin. Karena bukit yang berada di sebelah barat pantai virgin adalah bukit asah. Kalian bisa melihat putihnya pasir di virgin beach dari atas bukit ini.

Bukit Nampo

http://gobic.id/artikel/Bukit-Nampo-Karangasem

Tempat wisata ini terletak di daerah Jungutan Karangasem Bali. Jika penat dan butuh kesegaran alam, kalian sangat direkomendasikan untuk mengunjungi tempat ini. Karena tempatnya sejuk dan kalian bisa melihat hijaunya hutan dari atas bukit ini. Kalian hanya dikenakan biaya Rp 10 ribu saja untuk masuk ke tempat ini.

Artikel Asli