8 Orang Karyawannya Berhenti Kerja karena Percaya Kabar Restorannya Gunakan Pesugihan dan Memakan Korban, Ruben Onsu: Karyawan Beranggapan bahwa Mereka Dijadikan Tumbal

grid.ID Dipublikasikan 09.42, 13/11/2019 • Rissa Indrasty
Ruben Onsu saat ditemui Grid.ID di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).
Ruben Onsu saat ditemui Grid.ID di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019). Foto: Grid.ID/Rissa Indrasty

Laporan Wartawan Grid.ID, Rissa Indrasty

Grid.ID - Baru-baru ini, Ruben Onsu mengungkapkan dirinya melaporkan salah satu akun bodong yang memfitnah restorannya menggunaan pesugihan dan memakan korban ke kepolisian.

Akun bodong dengan nama channel YouTube Hikmah Kehidupan tersebut akhirnya diketahui meminta maaf kepada Ruben Onsu, Roy Kiyoshi dan juga Robby Purba.

Meski mengaku sudah memaafkan, tetapi Ruben Onsu akan terus melanjutkan proses hukum.

"Tapi pun saya menerima klarifikasinya dia itu permohonan maaf, dan saya jawab, sebelum beliau bilang maaf, saya pun sudah memaafkan dari hati yang paling dalam," ungkap Ruben Onsu saat ditemui Grid.ID di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Pasalnya, oknum tersebut sudah melanggar hukum dan melakukan pencemaran nama baik.

"Tapi kalau ini kan memberikan pemberitaan ke publik yang menurut saya pemberitaan bohong gitu, jadi saya harus klarifikasi," lanjut Ruben Onsu.

Di samping itu, Ruben Onsu mengungkapkan bahwa dirinya mendapat imbas akibat berita hoaks yang disebarkan oleh oknum tersebut.

Di mana Ruben Onsu jadi kehilangan pekerja karena mempercayai pemberitaan restoran Ruben Onsu menggunakan pesugihan dan menelan korban.

"Ada, ada lah. Jadi ada beberapa yang kuping tipis juga karyawan. Ada 7-8 orang karyawan beranggapan bahwa mereka dijadikan tumbal sama Ruben," ungkap Ruben Onsu.

Kendati demikian, Ruben Onsu menganggap ini semua adalah cobaan kehidupan dan takdir yang harus dilewatinya dengan tabah.

"Jadi ya, gimana ya? Ya enggak apa-apalah. Memang sudah jalannya saya harus melewati ini dulu," tuturnya.

"Kalau dibilang capek saya capek, ngelewatinnya gini-gini saja. Cuma karena ini sesuatu yang bentuk akunnya nyata, jadi saya berhak untuk melaporkan," tutup Ruben Onsu.

Hal ini bermula ketika Robby Purba, Roy Kiyoshi dan seorang anak indigo bernama Dephien membuat video yang diposting di YouTube.

Pada video yang diunggah di channel YouTube milik Robby Purba tersebut, ketiganya membahas mengenai restoran-restoran laris yang menggunakan pesugihan.

Saat itu, Dephien menyebutkan restoran yang menggunakan pesugihan dengan inisial G, sedangkan Roy Kiyoshi menyebut inisial R.

Tak berapa lama setelah itu, ada akun bodong yang mengunggah ulang potongan video obrolan Roy Kiyoshi, Robby Purba dan Dephien dengan caption serta judul yang memprovokasi.

Di mana judul dan caption-nya menyebut restoran tersebut adalah milik artis Ruben Onsu dan dengan kata-kata restoran tersebut punya pesugihan serta memakan korban. (*)

Artikel Asli