Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Apakah Ada Perbedaan Biaya Kuliah SNMPTN dan SBMPTN?

Ilustrasi gagal SNMPTN. Foto: Dok. Freepik

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) merupakan jalur masuk ke perguruan tinggi Indonesia. Mungkin para calon mahasiswa sudah tidak asing lagi mendengar istilah tersebut.

Untuk SNMPTN seleksinya mengandalkan nilai rapor dan prestasi akademik, sedangkan SBMPTN melalui tes Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Selain perlu mengenal proses seleksi keduanya, ada hal lain yang juga perlu kamu ketahui yaitu soal biaya kuliah dari masing-masing jalur.

Apakah Ada Perbedaan Biaya Kuliah Jalur SNMPTN dan SBMPTN?

Dilansir Quipper, nominal pembayaran kuliah dari jalur seleksi SNMPTN dan SBMPTN tidaklah berbeda. Yang membedakan hanyalah biaya pendaftaran.

Untuk bisa mengikuti UTBK SBMPTN para calon mahasiswa akan dikenakan biaya awal. Jika mengikuti UTBK melalui kelompok ujian Saintek atau Soshum mereka harus membayar Rp 200 ribu dan Rp 300 ribu melalui kelompok ujian Campuran. Sedangkan untuk SNMPTN tidak akan dikenakan biaya apa pun.

Adapun untuk pembayaran kuliah, tak dipengaruhi oleh jalur seleksi SNMPTN maupun SBMPTN, melainkan oleh latar belakang ekonomi masing-masing mahasiswa.

Meski sama-sama masuk melalui jalur SBMPTN, biaya kuliah yang dibayarkan mahasiswa A akan berbeda dengan mahasiswa B. Ini tergantung kemampuan orang tua/wali.

Setiap PTN memiliki besaran UKT (Uang Kuliah Tunggal) atau BOP (Biaya Operasional Pendidikan) yang berbeda, tergantung kebijakan kampus masing-masing.

UKT dihitung berdasarkan prinsip berkeadilan, yakni adil terhadap kemampuan tiap mahasiswa dalam membayar biaya kuliah. Biasanya UKT dipisahkan menjadi beberapa golongan atau kelompok.

Artikel Asli