7 Tuntutan yang akan Disampaikan dalam Aksi #GejayanMemanggil

hai-online.com Dipublikasikan 09.44, 23/09/2019 • Ricky Nugraha
#GejayanMemanggil

HAI-online.com - Hari Senin (23/9/19) ini, rencananya akan digelar aksi mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya di seputaran Yogyakarta.

Aksi bertajuk #GejayanMemanggil ini akan dimulai di tiga titik kumpul yang kemudian bergerak ke Colombo, Gejayan, pada pukul 13.00 WIB nanti.

Humas aksi #GejayanMemanggil, Syahdan Husein, saat dihubungi Kompas.com, menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan untuk menyuarakan isu-isu terkait kondisi politik hukum terkini, dan persoalan lingkungan.

Ada 7 tuntutan yang akan disampaikan, yaitu:

  • Mendesak adanya penundaan untuk melakukan pembahasan ulang terhadap pasal-pasal yang bermasalah dalam RKUHP
  • Mendesak pemerintah dan DPR untuk merivisi UU KPK yang baru saja disahkan dan menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia
  • Menuntut negara untuk mengusut dan mengadili elit-elit yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di beberapa wilayah di Indonesia
  • Menolak pasal-pasal bermasalah dalam RUU Ketenagakerjaan yang tidak berpihak pada pekerja
  • Menolak pasal-pasal problematis dalam RUU Pertanahan yang merupakan bentuk penghianatan terhadap semangat reforma agraria
  • Mendesak pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
  • Mendorong proses demokratisasi di Indonesia dan menghentikan penangkapan aktivis di berbagai sektor

Syahdan mengatakan ada belasan universitas yang akan turun, para pelajar SMA, dan organisasi mahasiswa daerah, seperti mahasiswa Riau dan Kalimantan.

Untuk memastikan aksi ini berjalan damai, Syahdan pun telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Syahdan memperkirakan, peserta aksi mencapai ribuan, yang tak hanya terdiri dari para mahasiswa.

"Belum kami hitung secara real. Tapi belasan universitas turun, pelajar-pelajar SMA turun, dan organisasi mahasiswa daerah seperti mahasiswa Riau dan Kalimantan turun ke jalan melawan asap," ujar dia. (*)

Artikel Asli