7 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Petugas Saat Razia di Indekos Mojokerto, Salah Satunya Pelajar

Kompas.com Dipublikasikan 06.57, 20/02 • Setyo Puji
KOMPAS.COM/HANDOUT
Razia rumah kos di wilayah Kota Mojokerto, dilakukan oleh Satpol PP dan BNNK Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (20/2/2020).

KOMPAS.com - Petugas gabungan dari Satpol PP dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kota Mojokerto, melakukan razia di sejumlah rumah indekos pada Rabu (19/2/2020).

Dari razia yang dilakukan itu, petugas berhasil mengamankan 7 pasangan bukan suami istri sedang asyik berduaan di dalam kamar kos.

Dari total pasangan tersebut, satu pasangan di antaranya merupakan pelajar tingkat SMA.

"Kami mengamankan 7 pasangan. Salah satu pasangan masih pelajar, mereka kami amankan karena sedang berduaan di dalam kamar," kata Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/2/2020).

Tak hanya pelajar, Dodik mengatakan di antara pasangan bukan suami istri yang diamankan tersebut juga ada seorang pegawai di Pemkab Mojokerto berinisial UN (28), yang tengah berduaan dengan gadis di bawah umur.

"Untuk pasangan pelajar, kami serahkan kepada orangtuanya. Untuk pasangan dewasa dan anak di bawah umur, masih kami dalami," ujar Dodik.

Baca juga: Kondom Bekas Pakai Ditemukan Petugas Gabungan Saat Razia Rumah Kos

Sementara itu dilansir dari Tribunnews.com, razia tersebut digelar di sejumlah indekos yang berada di Kelurahan Gunung Gedangan, Kelurahan Kranggan, dan Kelurahan Surodinawan.

Selain mengamankan 7 pasangan bukan suami istri, petugas juga mengamankan alat kontrasepsi, tespek kehamilan, hingga botol minuman keras.

"Kami sangat prihatin temuan lain setelah digeledah di kamar kos ada alat kontrasepsi berupa kondom dan tespek kehamilan," ungkapnya.

Dengan temuan itu, ke depan pihaknya mengaku akan rutin melakukan razia di sejumlah indekos.

Harapannya, agar dapat meminimalisir perbuatan asusila dan penyalahgunaan narkoba.

Penulis : Kontributor Jombang, Moh. Syafií | Editor : Robertus Belarminus

Editor: Setyo Puji

Artikel Asli