7 Fakta Oil Cleanser yang Ampuh Angkat Komedo Hingga Viral di TikTok

Popmama.com Dipublikasikan 10.40, 16/07 • Sarrah Ulfah
reflektskincare.com

Setelah beberapa produk kecantikan yang viral, tren kecantikan di TikTok kini seakan tidak ada habisnya. Baru-baru ini bahkan muncul tren kecantikan baru yang menghebohkan, yakni tren membersihkan wajah dengan oil cleanser selama 15 menit.

Dikatakan bahwa proses pembersihan yang memakan waktu lama tersebut ampuh untuk membersihkan komedo atau yang disebut  sebagai oil plugs. 

Namun apakah informasi yang disampaikan dalam video viral TikTok tersebut akurat? Apakah membersihkan wajah selama 15 menit dengan oil cleanser benar-benar ampuh untuk angkat komedo?

Nah, sebelum salah kaprah, berikut Popmama.com telah merangkum 5 fakta lengkapnya.

1. Asal muasal tren oil cleansing 15 menit

Freepik/Wavebreakmedia

Tren oil cleansing ini diawali oleh akun TikTok dengan username opulentjade. Ia mengaku berhasil mengeluarkan sekumpulan oil plugs setelah memijat-mijat wajahnya dengan oil cleanser selama 15 hingga 20 menit.

Oil plugs yang disebut dalam video itu tampak seperti bulir-bulir berwarna hitam dan putih layaknya blackhead dan whitehead. Video opulentjade kemudian viral dan ditirukan oleh banyak pengguna TikTok lainnya.

Tren ini pun menyebar hingga ke Instagram dan Twitter. Namun sebenarnya opulentjade bukanlah orang yang mencetuskan metode ini. Ia mengaku terinspirasi setelah menonton video dari channel YouTube The Golden RX yang berjudul“Esthetician Approved: Oil Cleansing Guide for All Skin Types | Acne, Oily, Dry, Combo”.

The Golden RX yang ternyata merupakan pakar estetika menyebutkan bahwa oil cleansing selama 15 menit dapat mengangkat oil plugs yang tampak seperti butiran pasir.

Namun dalam video tersebut ia sendiri tidak memperlihatkan keluarnya bulir-bulir tersebut. Jadi, wajar untuk menjadi skeptis mengenai hal ini. Sebab tidak semua tren yang ada di media sosial maupun TikTok benar-benar terbukti keakuratannya. 

2. Oil plugs yang disebutkan dalam video tidak sama seperti komedo

womenjosh.com

Selama ini kita mengetahui bahwa komedo biasa disebut sebagai blackhead. Namun dalam video-video yang beredar, istilah tersebut digantikan dengan 'oil plugs'. Apa sebenarnya oil plugs itu?

Dari namanya saja, oil plugs terdengar sangat catchy. Sebab jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, oil plugs berarti minyak yang menyumbat pori-pori.

Tentu mirip seperti karakteristik komedo, kan? Namun ternyata, oil plugs bukanlah komedo. 

3. Sebaceous filaments vs komedo, apa bedanya?

Freepik/drobotdean

Buliran-buliran halus yang keluar sebenarnya merupakan sebaceous filaments. The Golden RX bahkan menyebutkan istilah ini dalam videonya. Lalu apa yang dimaksud dengan sebaceous filaments? Apa yang membedakannya dengan komedo?

Sekarang, coba lihat pori-pori pada area pipi, T-zone, dan dagumu di cermin. Apakah kamu melihat ada titik-titik hitam sangat kecil yang mengisi pori-pori tersebut? Jika kamu mengira mereka adalah komedo, kamu keliru.

Justru itulah yang disebut sebagai sebaceous filaments. Kondisi tersebut dihasilkan dari sebum atau minyak yang terkumpul dan akhirnya menduduki pori-pori kita. Apakah mereka adalah komedo? Tentu bukan!

Namun sebaceous filaments dapat berubah menjadi blackhead dan whitehead ketika sebum di dalamnya teroksidasi dan berinteraksi dengan bakteri. Titik-titik hitam tersebut bahkan bisa berubah menjadi sebaceous cyst yang sangat sakit.

4. Jangan memencet paksa sebaceous filaments

Freepik/katemangostar

Tak perlu khawatir ataupun minder jika kamu menemukan banyak sebaceous filaments di wajahmu. Hal ini sangat wajar dan terjadi secara normal karena kulit kita menghasilkan minyak atau sebum untuk melembapkan dirinya.

Jangan pernah memencetnya secara paksa, ya! Alih-alih keluar, kamu justru akan menyakiti jaringan kulitmu sendiri. Akibatnya, pori-pori akan membesar dan sebaceous filaments justru berubah menjadi cyst atau komedo yang tidak kamu inginkan.

Salah satu cara tepat untuk menghilangkan sebaceous filaments adalah dengan eksfoliasi. Kamu bisa menggunakan eksfoliator kimia yang mengandung glycolic acid, salicylic acid, atau retinoid.

Namun ingat, kamu harus rutin melakukannya dua hingga tiga kali seminggu untuk hasil yang maksimal. Atau kamu juga bisa mencoba teknik oil cleansing 15 menit yang viral di TikTok. Namun kamu harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum melakukannya.

5. Oil cleansing selama 15 menit memiliki banyak risiko

Freepik/jcomp

Pertama, teknik memijat wajah dengan oil cleanser selama 15 menit ini belum sepenuhnya terbukti berhasil menghilangkan sebaceous filaments.

Sebagian orang yang mencobanya mengaku tidak ada buliran oil plugs yang keluar walaupun tangannya telah memijat hingga lelah. Ada pula yang mengatakan bahwa teknik oil cleansing ini justru membuat wajahnya iritasi.

Hal ini sangat mungkin untuk terjadi mengingat kulit terus digesek selama 15 menit nonstop. Skin barrier orang dengan kulit sensitif tentu akan berontak.

Alhasil wajah menjadi kemerahan, gatal, atau bahkan beruntusan. Dilansir dari laman You Magazine, konsultan dari Inggris, Megan Felton mengatakan bahwa metode ini berpotensi membuat pori-pori semakin tersumbat karena sebaceous filaments dipaksa untuk keluar.

Dalam jangka panjang, sebum akan semakin menumpuk pada pori-pori kita. Felton bahkan menyebut bahwa tren ini 'too good to be true' atau terlalu indah untuk menjadi kenyataan.

Ia menyarankan agar kita konsultasi terlebih dahulu dengan ahli dermatologi untuk mengetahui apakah tren ini akan melukai kulit atau tidak. 

Nah, itulah 5 fakta tren membersihkan wajah dengan oil cleanser selama 15 menit yang viral di TikTok. Apakah kamu tertarik untuk mencobanya atau bahkan sudah melakukannya? 

  • 5 Merek Krim Wajah Berkolagen dengan Harga di Bawah 100 Ribu
  • 7 Produk Kecantikan yang Viral di TikTok, Ampuh dan Wajib Coba!
  • 5 Rekomendasi Makeup Sachet yang Praktis dan Murah Meriah!
Artikel Asli