7 Fakta Natalia Vodianova, Model Rusia yang Jadi Menantu Pemilik Louis Vuitton

kumparan Dipublikasikan 09.37, 11/07 • kumparanWOMAN
Natalia Vodianova, calon menantu pemilik perusahaan Louis Vuitton. Foto: CHRISTOPHE ARCHAMBAULT/AFP

Jika kamu adalah peminat dunia mode, kamu mungkin akan akrab dengan wajah supermodel Natalia Vodianova. Perempuan asal Rusia ini telah menjadi wajah bagi banyak brand terkemuka seperti Louis Vuitton, Givenchy, Calvin Klein, Marc Jacob Saint Laurent, hingga L’Oreal.

Selain dikenal sebagai salah satu supermodel dunia, Natalia juga dikenal sebagai seorang filantropis dan pebisnis. Awal tahun ini, Natalia bertunangan dengan Antoine Arnault, anak dari Bernard Arnault, pemimpin perusahaan LVMH, yang menaungi berbagai brand mewah dunia, seperti Louis Vuitton, Christian Dior, Fendi, Sephora hingga Moet Hennessy.

Namun meski memiliki kehidupan yang glamor sebagai seorang supermodel dan menantu salah satu orang terkaya di dunia, Natalia ternyata memiliki latar belakang yang cukup menyedihkan. Apa saja hal menarik yang patut diketahui tentang menantu pemilik Louis Vuitton ini? Berikut 5 hal tentang Natalia Vodianova.

  • Berasal dari keluarga miskin di Rusia

Natalia lahir pada tahun 1982 di Gorky, Rusia atau dulu dikenal dengan Uni Soviet. Ia tumbuh di daerah kumuh bersama ibunya dan dua kakaknya. Saat remaja, Natalia sudah membantu ibu dan neneknya untuk berjualan buah di pinggir jalan. Hal ini juga membuatnya harus meninggalkan bangku sekolah lebih awal. “Masa kecil saya sangat susah, dan kehidupan kami sangat sulit,” ujar Natalia dalam sebuah wawancara dengan CNBC News.

Selain memiliki kondisi keuangan yang sulit, Natalia juga harus merawat salah satunya kakaknya penyandang disabilitas dengan kondisi autisme dan cerebral palsy.

  • Memulai karier sebagai model di usia 15 tahun

Natalia yang memiliki tinggi 177 cm memulai kariernya di bidang modeling di Rusia pada usia 15 tahun. Lalu pada usia 17 tahun ia bergabung dengan agensi model di Paris. Dari kota mode tersebut kariernya terus menanjak. Dia telah berjalan pada ratusan fashion show untuk brand Amerika dan Eropa. Pada tahun 2004, Natalia pertama kali muncul di sampul majalah Vogue AS bersama dengan model lainnya yang juga sedang naik daun saat itu, Gisele Bundchen dan Daria Werbowy. Pada tahun 2007 ia baru muncul sendiri di cover majalah tersebut. Menjadi sampul majalah Vogue AS dianggap sebagai salah satu prestasi tertinggi bagi seorang model maupun selebriti.

Natalia Vodianova, calon menantu pemilik perusahaan Louis Vuitton. Foto: LOIC VENANCE/AFP
  • Model dengan pendapatan tertinggi

Selama beberapa tahun, menurut Forbes, Natalia Vodianova masuk dalam jajaran model dengan pendapatan tertinggi di dunia. Pada tahun 2012, Natalia menempati posisi ketiga untuk model dengan pendapatan tertinggi. Saat itu ia memperoleh 8,6 juta dolar AS per tahun.

  • Pernah menikah dengan bangsawan asal Inggris, Justin Portman

Natalia Vodianova menikah pertama kali di usia yang cukup muda, yaitu 19 tahun, dengan bangsawan dan konglomerat asal Inggris, Justin Portman. Dari pernikahan tersebut ia memiliki 3 orang anak. Namun pada tahun 2011, Natalia dan Justin bercerai.

  • Bertunangan dengan Antoine Arnault, putra dari bos perusahaan Louis Vuitton Moet Hennessy (LVMH)

Setelah bercerai dari suami pertamanya, Natalia mulai menjalin hubungan dengan Antoine Arnault. Antoine adalah putra kedua dari Bernard Arnault, konglomerat pemilik perusahaan mewah terbesar di dunia LVMH. Walaupun belum resmi menikah, mereka sudah memiliki dua orang anak yang masing-masing berusia 5 dan 3 tahun.

Seperti diberitakan oleh situs fashion WWD, tahun ini Natalia dan Antoine berencana menikah tapi tampaknya pernikahan mereka ditunda karena COVID-19.

  • Fokus pada kegiatan kemanusiaan

Di samping sukses membangun karier sebagai super model, Natalia Vodianova juga dikenal akan kegiatannya di bidang filantropi. Pada 2004, di usianya yang baru menginjak 22 tahun, Natalia mendirikan yayasan Naked Heart Foundation yang fokus untuk menyediakan tempat bermain bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan anak-anak penyandang disabilitas di Rusia, serta di beberapa negara lain seperti Inggris dan Peru. Hal ini ada kaitannya dengan latar belakang Natalia yang tumbuh bersama kakaknya yang penyandang disabilitas. Ia juga meluncurkan sebuah aplikasi sosial bernama Elbi untuk berdonasi secara digital dengan cara yang mudah.

Selain itu juga terlibat dan bekerjasama dengan banyak yayasan dan kegiatan sosial lainnya seperti REDCampaign, Hear the World, dan Tiger Trade Campaign.

  • Menjadi model untuk boneka Barbie pertama dari Rusia

Natalia Vodianova, calon menantu pemilik perusahaan Louis Vuitton. Foto: CHRISTOPHE ARCHAMBAULT/AFP

Pada 2017, Mattel, perusahaan pembuat boneka Barbie meluncurkan karakter boneka Barbie dari Rusia untuk pertama kalinya. Karakter Barbie tersebut diberi nama Barbie Natalie. Sebagian dari hasil penjualan boneka Barbie ini disumbangkan oleh Natalia pada yayasan Naked Heart.

Artikel Asli