Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Varian Kolumbia, Mutasi Virus yang Lebih Menular dari Delta?

Limapagi Dipublikasikan 04.24, 09/08 • Limapagi
Varian Kolumbia, Mutasi Virus yang Lebih Menular dari Delta?

LIMAPAGI - Mutasi virus Covid-19 terus terjadi, kini terdapat varian baru yaitu Kolombia yang masih dalam pantauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena masih di kategori Alerts for Further Monitoring.

Varian ini sendiri memang belum termasuk Variant of Concern (VOC), namun sudah ada dibeberapa negara Eropa, termasuk di Belgia hingga Inggris.

Baca Juga: Varian Delta Diprediksi Menjadi Mutasi Virus Paling Dominan

Mengenal lebih dalam varian satu ini, berikut Limapagi rangkum dari laman World Health Organization:

1. Turunan varian Kappa

Artinya, varian satu ini tidak berdiri sendiri sebab satu kelompok atau turunan dengan varian Kappa (B1617.1).

2. Dampak mutasi

Varian ini disebutkan memiliki mutasi yang berdampak pada penularan ataupun terhadap imunitas seseorang yang tertular. Yang mana, ada beberapa mutasi yang ditemukan antara lain R346E, E484K, N501Y, D614G dan P681H.

3. Menimbulkan gejala ringan

Belgia termasuk salah satu negara yang sudah muncul varian satu ini. Dalam temuan di panti jompo, beberapa staf yang terinfeksi hanya bergejala ringan.

Baca Juga: Kemenko Perekonomian: Mutasi Virus Covid-19 Luput dari Perhitungan

4. Belum ada bukti bahwa lebih menular

Para ahli berpendapat bahwa varian baru ini belum memiliki cukup bukti kuat lebih menular daripada varian sebelumnya, ataupun virus utama SARS-CoV2 yang menjadi penyebab utama pandemi.

Munculnya varian baru tentu membuat khawatir seluruh dunia, sebab sebelumnya varian Delta menjadi momok dimana lebih menular dan membuat lonjakan kasus terkonfirmasi sangat signifikan, termasuk di Indonesia.

 

Artikel Asli