6 Tren Smartphone 2020 yang Dinantikan

Tempo.co Dipublikasikan 05.40, 09/12/2019 • Yudono Yanuar
Huawei dilaporkan mematenkan desain baru ponsel lipat. (letsgodigital.com)
Smartphone 2020 dipastikan akan lebih banyak lagi peningkatan fitur.

TEMPO.CO, Jakarta - Tren smartphone tahun ini membawa beberapa fitur menarik seperti kamera selfie mekanis, sensor sidik jari di layar, variasi notch dan tiga kamera. Namun, smartphone 2020 dipastikan akan lebih banyak lagi peningkatan fitur.
Tahun baru akan melihat banyak perbaikan di sisi perangkat lunak, dengan teknologi 5G dan AI baru meningkat dan permintaan untuk layanan khusus membawa aplikasi dan fitur baru ke ponsel. Berikut tren smartphone 2020, seperti dikutip dari Slashgear, baru-baru ini:

  1. Datangnya 5G
    Peluncuran Snapdragon baru 865 memberikan banyak ide pada tahun 2020. Prosesor terbaru datang dipasangkan dengan modem Snapdragon X55, chip yang berhubungan dengan konektivitas 5G.
    Kombinasi kedua chip ini dapat mendukung kecepatan hingga 7.5Gbps. Tes benchmark telah menunjukkan peningkatan pada 855 lebih dari 20 persen.
    Namun, teknologi tersebut tergantung pada aplikasi yang digunakan dan jaringan yang dimiliki. Tapi Snapdragon telah meletakkan fondasi tepat pada waktunya untuk peluncuran bertahap 5G di seluruh AS mellui T-Mobile.
    Ini mungkin band rendah 5G, yang batasnya sekitar 1Ghz, tetapi ini akan secara bertahap membaik selama berbulan-bulan setelah akuisisi T-Mobile-Sprint selesai. Pembuat telepon yakin untuk menanggapi ini, 2020 pasti akan menghadirkan lebih banyak perangkat yang mendukung 5G seperti Samsung Galaxy Note 10 5G dan OnePlus 7T Pro 5G.
  2. Teknologi kesehatan mental
    Kekhawatiran teknologi dan kesehatan mental telah mendorong tren baru dalam pengembangan aplikasi dan telepon saat ini. Instagram sekarang bereksperimen dengan menghilangkan fitur Like, mencoba membuat media sosial menjadi lingkungan yang kurang beracun.
    Android menjadikan mode screen-off sebagai fitur wajib dalam pembaruan perangkat lunak terbarunya untuk membantu pengguna mengontrol penggunaannya. Perusahaan menjadi sedikit lebih sadar kesehatan, dan tren tersebut terlihat bisa mempengaruhi lebih banyak aplikasi dan perangkat tahun depan.
  3. Layanan langganan meningkat
    Apple TV+ menjadi preseden baru bagi produsen di seluruh dunia. Membangun diri dalam industri streaming kompetitif melawan Netflix dan HBO akan tampak mustahil. Tapi Apple menemukan cara untuk memberikan layanan baru kepada jutaan pelanggan, dengan menawarkan gratis pada semua perangkat Apple selama setahun.
    Demikian pula, Apple Arcade menawarkan para gamer seluler dengan biaya $ 4,99 (Rp 70 ribu) per bulan setelah uji coba gratis. Pengguna tidak akan terkejut melihat pabrikan lain dengan proyek mereka meluncurkan upaya model yang sama, dengan harapan dapat memenangkan komitmen jangka panjang.
  4. AR, pemetaan 3D dan AI
    Ada sedikit cara untuk menguji prosesor dan layar besar yaitu dengan Augmented Reality. Sepintas di Instagram dan Snapchat, pengguna ponsel bisa mengatakan AR teknologi telah menjadi arus utama.
    Teknologi pemetaan AR sudah tersedia bagi pengguna untuk membuat semua jenis filter dan overlay yang kreatif dan lucu.
    Panel sensor Google Pixel 4 pada dahi bezel juga dapat menawarkan banyak hal untuk dipelajari oleh ponsel baru. Kita bisa melihat teknologi pemetaan 3D terintegrasi ke dalam telepon, seperti sensor pemindaian kepala 3D yang datang pada Sony Xperia XZ1 2017 yang diremehkan.
    Telepon juga akan semakin pintar. Snapdragon telah mengajarkan prosesor 865 baru bagaimana mengelola efisiensi daya dengan lebih baik (sebesar 35 persen, menurut mereka); bagaimana mengenali apa yang ada di layar dan di kamera; dan pembelajaran mendalam berdasarkan penggunaan.
    Prosesor baru menggandakan kemampuan AI, jadi ada lebih banyak kapasitas untuk memproses data yang diperlukan untuk keputusan AI yang efektif.
  5. Layar ganda atau lipat
    Samsung dan Motorola menghasilkan banyak reaksi positif dan negatif dengan layar lipat mereka. Namun banyak produsen tetap ingin mengikuti jejak mereka mengembangkan layar lipat.
    Layar OLED lentur. Microsoft tampaknya paling maju. Microsoft Surface Duo dan Neo menawarkan fleksibilitas besar dalam opsi multi-tasking dan mode tampilan.
    Perangkat tersebut diperkirakan didukung layar refresh rate tinggi seperti 90Hz pada OnePlus 7T Pro dan Google Pixel 4. Menanggapi tren ini, Snapdragon 865 sekarang mendukung tampilan 144Hz untuk aplikasi Android.
  6. Harga murah fitur flagship
    Dalam banyak hal, OnePlus adalah tren tersendiri, mengawinkan spesifikasi unggulan dengan harga kelas menengah namun dilengkapi teknologi sekelas para pemain besar.

Cara OnePlus diikuti pemain lain, seperti Redmi K20 Pro, Pocophone F1 dan Asus ZenFone 6, flagships ramah-anggaran yang dijadwalkan untuk pembaruan pada tahun 2020.
SLASHGEAR

Artikel Asli