6 Jenis Behel untuk Atasi Gigi Tonggos

SehatQ Dipublikasikan 08.35, 27/05 • Anita Djie
6 Jenis Behel untuk Atasi Gigi Tonggos
Behel membantu merapikan posisi gigi

Gigi maju ke depan atau gigi tonggos tidak hanya dapat merusak penampilan, tetapi juga terkadang menimbulkan gangguan tertentu pada gigi dan gusi Anda. Pemakaian kawat gigi atau behel sering menjadi solusi untuk mengatasi kondisi gigi tonggos.

Namun, tahukah Anda bahwa ada berbagai jenis behel untuk gigi tonggos yang bisa dipilih, seperti behel dari logam dan aligner. Penasaran dengan beragam jenis behel untuk gigi tonggos? Ketahui jenis-jenisnya melalui artikel ini!

Jenis behel untuk gigi tonggos

Anda pasti lebih sering menemui jenis behel untuk gigi tonggos yang terbuat dari logam dan berbentuk kawat. Namun, seiring berkembangnya zaman, ada jenis kawat gigi lainnya yang bisa dicoba.

1. Behel konvensional

Behel konvensional merupakan jenis kawat gigi untuk gigi tonggos yang sering ditemukan. Behel konvensional terdiri dari kawat logam, biji-biji logam (brackets), dan karet elastis yang dipasang pada gigi.

Kawat logam tersebut akan dipasang di gigi dengan brackets yang akan disemen pada gigi terlebih dahulu. Nantinya, karet elastis akan dipasang untuk bisa menarik dan menahan kawat gigi agar bisa membentuk formasi gigi.

2. Behel keramik

Behel keramik sebenarnya hampir mirip dengan kawat gigi konvensional. Jenis behel untuk gigi tonggos ini menggunakan bahan keramik dan bukan logam. Bahan keramik dapat membuat warna behel serupa dengan warna gigi.

Namun, behel keramik cenderung lebih mahal daripada behel konvensional. Anda juga perlu membersihkan behel keramik dengan benar agar tidak timbul noda atau bercak.

3. Kawat lingual

Kawat lingual juga tidak jauh berbeda dengan jenis behel konvensional. Behel lingual juga terbuat dari logam, hanya saja kawatnya ditempelkan di bagian dalam gigi dan tidak terlihat dari luar.

Meskipun tidak terlihat karena berada di belakang gigi, tetapi behel lingual tidak seefektif kawat gigi konvensional dalam mengatasi gigi tonggos. Anda juga terkadang bisa merasa tidak nyaman dan merasa kesulitan saat membersihkannya.

4. Aligner 

Jenis behel untuk gigi tonggos yang satu ini tidak menggunakan kawat logam ataupun keramik, melainkan terbuat dari bahan plastik transparan yang perlu diganti setiap dua minggu untuk mengikuti pembentukan gigi.

Aligner harus terus berada dalam mulut selama 20 sampai 22 jam per harinya. Anda hanya boleh mengeluarkannya saat makan atau membersihkan gigi.

Akan tetapi, Anda tetap perlu mengikuti jadwal penggantian aligner secara teratur. Menunda penggantian aligner dapat berakibat di bertambah lamanya penanganan gigi tonggos Anda.

Selain itu, aligner cenderung lebih mahal daripada behel konvensional dan seringnya hanya digunakan untuk memperbaiki kondisi gigi tonggos yang ringan sampai sedang.

5. Behel self-ligating

Agak berbeda dengan behel konvensional, kawat gigi self-ligating tidak memerlukan tambahan karet elastis. Sebagai gantinya, Anda akan dipasangkan klip logam kecil di bagian bracket untuk menahan kawat selama pembentukan gigi.

Jenis kawat gigi ini lebih mudah dibersihkan, tetapi memiliki harga yang relatif lebih mahal dari behel konvensional.

6. Headgear

Pernah melihat jenis behel yang digabungkan dengan kerangka besi yang tertempel di kepala? Jenis behel untuk gigi tonggos ini bisa dikatakan sebagai “kawat gigi jadul”, tetapi meskipun jarang terlihat, headgear tetap masih digunakan.

Headgear merupakan alat yang dipasang bersama behel dan biasanya tidak hanya berperan untuk mengatasi beberapa jenis gigi tonggos tetapi juga dapat memperbaiki struktur atau posisi rahang.

Catatan dari SehatQ

Saat akan menanggulangi gigi tonggos, ada baiknya jika Anda berkonsultasi dengan dokter gigi Anda untuk mengetahui mana jenis behel untuk gigi tonggos yang sesuai dengan Anda.

Biasanya dibutuhkan waktu 18 sampai 22 bulan untuk penanganan gigi tonggos menggunakan kawat gigi. Selalu rajin mengikuti pemeriksaan rutin di dokter gigi untuk memastikan behel bekerja secara optimal.

 

Artikel Asli