6 Faktor Penentu Gaji Pengasuh Anak yang Tepat

Popmama.com Dipublikasikan 02.00, 23/10/2019 • Winda Carmelita
Pexels.com/Daria Shevtsova

Saat orangtua harus kembali bekerja atau meninggalkan anak karena urusan mendesak yang tak bisa ditinggalkan, di situlah peran pengasuh sangat diperlukan. Mencari pengasuh yang tepat bukanlah hal yang mudah, karena selain harus menjaga anak selama orangtua pergi, ia pun harus memastikan rutinitas harian anak berjalan dengan baik.

Proses menemukan pengasuh memang cukup panjang.

Mulai dari memasang pengumuman lowongan kerja, wawancara hingga negosiasi gaji. Seringkali orangtua kebingungan: berapa ya gaji yang tepat untuk pengasuh si Kecil?

Ada beberapa faktor yang dapat menjadi pertimbangan saat menentukan gaji pengasuh.

Berikut Popmama.com merangkum informasi yang dapat digunakan sebagai pertimbangan, dilansir dari motherforlife.com:

1. Kualifikasi

The Caring Center

Pengasuh yang memiliki sertifikasi mengasuh tentu saja punya pengalaman dan cara mengatasi anak secara lebih profesional. Biasanya mereka telah dibekali kemampuan penanganan medis, seperti CPR.

Oleh karenanya, kualifikasi ini bisa menjadi pertimbangan atas kemampuan apa yang Mama butuhkan dari seorang pengasuh. 

2. Pengalaman

Pexels.com/Bruce Mars

Apakah Mama memerlukan pengasuh yang berpengalaman menangani anak berkebutuhan khusus? Apakah sebatas mengasuh anak usia TK ataukah mengasuh bayi usia 1 bulan?

Semuanya tergantung dari kebutuhan Mama, apakah cukup mempekerjakan pengasuh yang hanya memiliki pengalaman merawat anak atau adik mereka. Jika Mama mencari pengasuh dengan pengalaman nyata dan kredibel untuk mengasuh anak-anak berkebutuhan khusus, memang gaji yang dibayarkan akan lebih tinggi. 

3. Usia

Freepik

Meskipun usia tidak dapat menjadi jaminan, tetapi setidaknya bisa menjadi pertimbangkan terhadap tanggungjawab yang diberikan. Untuk menjaga anak usia 8 tahun, mungkin pengasuh yang masih berusia remaja masih bisa menanganinya dengan menemani bermain dan belajar.

Tetapi, untuk bayi usia 3 bulan, tentu saja membutuhkan lebih banyak perhatian dan perawatan.

Mama akan meninggalkan si Kecil bersama dengan pengasuh tersebut.

Artinya, akan meninggalkan mereka dalam pengawasan orang dewasa yang sudah cukup umur untuk menimbang hal yang bijak dan bisa bertanggungjawab terhadap tugas dan nyawa anak yang diasuhnya.

4. Jumlah anak yang diasuh

kidsgourmet.com

Idealnya, gaji pengasuh dipertimbangkan pula berdasarkan jumlah dan usia anak yang diasuhnya. Anak usia 6 bulan, 3 tahun dan 7 tahun punya persyaratan perawatan dan penjagaan yang berbeda.

Umumnya, semakin muda usia anak yang diasuh, daftar perawatannya lebih rumit karena belum bisa mengatasi dirinya sendiri.

Aturan praktis yang bisa diterapkan: semakin muda anak, semakin tinggi gaji pengasuh; semakin banyak jumlah anak, semakin tinggi gaji pengasuh.

5. Perawatan spesial

Freepik/prostooleh

Bukan hanya anak berkebutuhan khusus yang memerlukan perawatan ekstra. Jika anak Mama mengidap alergi parah atau membutuhkan pengasuh untuk memberikan pengobatan, Mama harus mempertimbangkan tanggung jawaban tambahan ini saat memutuskan berapa gaji yang sesuai untuk sang pengasuh.

6. Tugas-tugas yang diberikan

atlantisthepalm.com

Apakah pengasuh perlu memasak makanan? Apakah ia juga bertugas mencuci piring dan merapikan ruangan-ruangan di rumah?

Pertimbangan gaji seharusnya juga mencerminkan tugas-tugas tambahan yang harus dilakukan pengasuh, di luar sekadar menjaga dan merawat anak.

Selain beberapa faktor di atas, banyak pengasuh yang dibayar berdasarkan jam kerjanya. Apakah pengasuh ikut tinggal di rumah Mama, ataukah pulang-pergi tiap hari dari rumahnya ke rumah Mama, turut menjadi pertimbangan penting lho, Ma. 

Ketika telah sepakat tentang nominal gaji yang diberikan, sebaiknya secara berkala mengadakan evaluasi kerja. Setiap tiga bulan atau enam bulan sekali, untuk memastikan semua pekerjaan masih dapat teratasi dengan baik dan tidak ada perubahan signifikan yang terjadi. 

Pada akhirnya, setiap orangtua memercayakan anaknya dirawat sehari-hari oleh seseorang yang bahagia menjalankan pekerjaannya.

Faktor kebahagiaan dalam pekerjaan memang beragam, tetapi salah satunya adalah kepuasan gaji yang sesuai dengan tugas dan keterampilannya. Jika pengasuh merasa bahagia dengan apa yang mereka kerjakan dan dapatkan, mereka pun akan membawa dampak pada kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga.

  • 5 Solusi Atasi Anak yang Lebih Dekat dengan Pengasuh
  • 7 Tips Cerdas Memilih Pengasuh Anak, Jangan Sampai Salah Pilih ya Ma!
  • 9 Strategi dalam Memilih Pengasuh untuk si Kecil
Artikel Asli