5 Warung yang Viral Karena Patok Harga Selangit

Kompas.com Dipublikasikan 09.05, 19/01 • Syifa Nuri Khairunnisa
Tribun Jateng
Warung lesehan Lamongan Bu Anny di Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal yang mendadak viral hingga dicibir warganet karena harganya yang terlalu mahal, Rabu (29/5/2019). ((TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG))

JAKARTA, KOMPAS.com - Memilih warung lesehan atau warung kaki lima untuk makan ternyata tak menjamin harga makanan yang murah.

Dari catatan Kompas.com, banyak kejadian viral tentang pelanggan yang merasa tertipu dengan harga tagihan makanan yang harus mereka wajar.

Berikut ini beberapa warung dan tempat makan yang sempat viral karena menetapkan harga yang dianggap terlampau mahal.

1. Warung Bu Anny

Warung lesehan Lamongan Indah yang terletak di Tegal, Jawa Tengah ini sempat viral. Lewat unggahan di Facebook, seorang pembeli harus membayar sekitar Rp 700.000 untuk seporsi nasi dan tiga lauk.

Warung milik Bu Anny ini mematok harga yang dianggap terlalu mahal untuk makanan jenis seafood. Bu Anny sempat berkomentar soal ini.

Baca juga: Tips Makan di Warung Agar Tidak Tertipu Bayar Mahal

Ia menganggap, harga yang ia tentukan tersebut sudah sesuai dengan kualitas makanan yang dibuat.

Akibatnya warung Bu Anny sempat sepi pembeli dan akhirnya ia pun membuat surat pernyataan yang isinya meminta maaf karena tidak mencantumkan daftar menu dan harga serta mematok tarif terlalu tinggi.

2. RM Napinadar

Kejadian baru-baru ini dialami seorang perempuan yang memprotes rumah makan Napinadar Malau di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Ia harus membayar tagihan makan dua ekor ayam napinadar seharga Rp 800.000.

Pembeli dan penjual sempat beradu mulut. Namun penjual bersikukuh bahwa harga tersebut sudah sesuai.

Baca juga: 4 Fakta tentang Halua, Si Manis dari Langkat Sumatera Utara

Pasalnya, ia mengatakan harga ayam di pasar sedang mengalami kenaikan, sehingga harga per porsi ayam naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 40.000.

Sang penjual yang bernama Lambok Malau ini juga mengklarifikasi bahwa para pelanggan tersebut memakan dua ekor ayam, dan mereka sama sekali tak menanyakan harga makanan sebelum memesan.

3. Malioboro

Sekitar tahun 2017, warganet sempat dihebohkan dengan unggahan di media sosial tentang warung di Malioboro yang mematok harga tak wajar.

Unggahan dari wisatawan bernama Muhammad Dwiki Bagaskara di akun Facebook miliknya menyebutkan ia harus membayar Rp 88.000 untuk tiga porsi nasi goreng dan tiga minuman.

Hal itu dianggap tak hanya terjadi sekali dua kali saja di Malioboro. Ada juga kejadian yang dialami Arie Ridwan wisatawan asal Bekasi.

Baca juga: Mulai Maret 2020 Malioboro Bebas Rokok, Ini Alasannya

 

Ia dan istrinya harus membayar sekitar Rp 250.000 untuk dua porsi gudeg, satu jus jeruk, dan satu es teh manis.

Baik Dwiki maupun Arie memang tidak menanyakan lebih dahulu perihal harga makanan dalam menu di restoran tersebut. Tempat-tempat makan tersebut juga tidak mencantumkan daftar menu.

4. Anyer

Di tahun 2014 lalu, ada sebuah restoran di Anyer yang dituding menetapkan harga tak wajar.

Dalam sebuah unggahan di Facebook milik Dewi Kabisat Andriyani, ia menunjukkan kuitansi pembayaran makanan sejumlah Rp 1 juta.

Dalam kuitansi tersebut, ada tujuh makanan dan minuman yang ia pesan. Harga makanan dan minuman tersebut bisa dibilang tak wajar.

Baca juga: Jalan-jalan ke Anyer dari Jakarta Naik Helikopter, Harga Spesial Rp 13 Juta

 

Misalnya, dua ikan bakar seharga Rp 400.000, satu porsi cumi saus tiram seharga Rp 180.000, tiga cah kangkung seharga Rp 200.000.

Kemudia satu bakso sapi Rp 20.000, dua nasi putih Rp 90.000, dua lalap dan sambal Rp 30.000, dan satu es teh manis Rp 80.000.

5. Restoran Elios

Awal Januari 2020, sebuah unggahan dari warganet perihal Restoran Elios yang terletak di Samosir yang mematok harga tak wajar.

Sang pengunggah mengaku melihat rombongan wisatawan yang harus membayar Rp 1.613.000 untuk tagihan makan.

Baca juga: 5 Pesona Pulau Samosir yang Ada di Tengah Danau Toba

Dalam unggahan tersebut tertera harga makanan yang menurutnya terlampau mahal.

Misalnya, lima ikan bakar seharga Rp 425.000 dan air mineral seharga Rp 10.000 per botol. Sang pengunggah juga mengaku ia telah menegur sang pemilik restoran tapi malah dibalas dengan kemarahan.

Penulis: Syifa Nuri KhairunnisaEditor: Kahfi Dirga Cahya

Artikel Asli