5 Wanita Dalam Jajaran Kabinet Indonesia Maju Bentukan Jokowi

Femina Dipublikasikan 04.00, 23/10/2019 • NF0365

Pagi ini, Rabu, (23/10/2019) Presiden Joko Widodo mengumumkan nama menteri kabinet 2019-2024 dan kementerian atau lembaga yang dipimpinnya. Dari 38 nama yang disebutkan, ada lima wanita yang masuk dalam susunan kabinet. Jumlah ini lebih sedikit dari sebelumnya.

Berikut pada wanita yang akan menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju:

1/ Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati

Wanita kelahiran 26 Agustus 1962 ini sudah tak diragukan prestasinya. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia/ Kepala Bappenas (2004-2005), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI (2008-2009). Pada periode 2010-2016 ia menjadi orang Indonesia dan wanita pertama yang menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia. Kemudian kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan RI pada Kabinet Kerja II . Pad tahun 2018 ia juga meraih penghargaan sebagai Menteri Terbaik di Dunia (The Best Minister Award) dari World Government Summit. 

Sri pernah membawa Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6,6% pada tahun 2007, tertinggi sejak krisis finansial di Asia tahun 1997. 

2/ Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Marsudi

Posisinya tidak tergeser untuk memimpin kementerian luar negeri.  Marsudi sebagai wanita Indonesia pertama yang menjabat posisi Menteri Luar Negeri untuk periode 2014-2019. Pada masa jabatannya ia berhasil membawa Indonesia menjadi anggota dewan keamanan tidak tetap PBB periode 2019-2020. 

3/ Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziah

Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa ini sudah dua puluh tahun menduduki kursi DPR RI yaitu dari tahun 1999 - 2018 mewakili Jawa Timur. Wanita kelahiran 16 Juli 1969 ini bertugas di komisi VIII. Ia meninggalkan kursi DPR karena maju untuk mengikuti kontestasi menjadi wakil gubernur Jawa tengah. Saat itu ia berpasangan dengan Sudirman Said.

Kabarnya iad sudah diajak diskusi dengan Jokowi terkati penciptaan lapangan kerja hinggga implementasi Kartu Kerja. Seperti diketahui Jokowi berencana menerbitkan Undang Undanga Lapangan Kerja dalam program kerjanya, seperti disampaikan saat pidato pertamanya pada sidang parlemen.

4/ Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya

Berbeda dengan yang lain, Siti Nurbaya sebelumnya sudah mengatakan akan melanjutkan kerjanya di KLH. Politisi Nasdem ini memiliki pekerjaan besar untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi pada masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Ia memang mendapat mandat untuk mempermudah investasi, tapi kita berharap itu tidak akan memperburuk kondisi lingkungan dan kehutanan di Indonesia. 

"Urusan industri hijau, kehutanan sosial, carbon trading, kebakaran hutan, akan berada di bawah beliau," ujar Jokowi.

5/ Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati

Tugas I Gusti Ayu Bintang Darmavati atau dikenal dengan Bintang Puspayoga akan berperan sebagai Mneteri PPA yang mengurusi bberapa hal seperti peran perempuan dalam kewirausahaan, menghapus pekerja anak, mengatasi masalah-masalah kekerasan anak dan perempuan. 

Wanita kelahiran Bali, 4 November 1968 ini  merupakan istri Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. mantan Menteri Koperasi dan UMKM. Suaminya saat itu merupakan perwakilan dari PDI Perjuangan. Juga pernah menjadi Wkil Gubernur Bali Periode 2008 - 2013.Sebagai isteri ia otomatis pernah menjabat sebagai penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementrian Koperasi dan UKM.

Bintang yang menggemari olahraga tenis meja ini tercatat sebagai Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Ketua Bidang II Penggeral PKK serta Ketua Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga Besar OASE Kabinet Kerja. Juga pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMS) Bali periode 2015-2019. 

Selamat bekerja!  (f)

Artikel Asli