5 Pesepak Bola yang Cerdas di Lapangan Hijau

bola.net Dipublikasikan 08.45, 12/08
Ekspresi Bruno Fernandes seusai mencetak gol pertamanya bagi Manchester United (c) MUFC Official
Sepak bola biasanya hanya mempertontonkan persaingan fisik di lapangan.

Bola.net - Sepak bola biasanya hanya mempertontonkan persaingan fisik di lapangan. Namun, kecerdasan otak juga dibutuhkan dalam permainan ini.

Duel fisik yang intens memang selalu tersaji dalam permainan sepak bola, tapi bukan itu saja yang mendominasi. Ada kalanya pemain harus mengambil keputusan tepat di saat-saat sulit atau krusial.

Pemain yang cerdas bisa menghadapi situasi seperti itu. Tentu saja kuncinya adalah kecepatan dan kecerdikan mereka dalam berpikir.

Pemain sepak bola yang cerdas di luar lapangan, bukan hal baru. Namun, kecerdasan sepak bola adalah sesuatu hal yang berbeda.

Sebagian besar pesepakbola hebat sepanjang masa sangat tajam, bisa muncul di tempat yang tepat pada waktu yang tepat atau melewati pertahanan dengan operan dan pergerakan brilian.

Berikut ini lima pesepak bola yang dinilai cerdas dalam bermain seperti dilansir Sportkeeda.

Halaman 1 dari 5

Angel Di Maria

Paris Saint-Germain memiliki salah satu barisan serang terbaik di dunia. Di hari terbaik, mereka tidak terbendung. Di belakang dua penyerang terbaik PSG, Neymar dan Kylian Mbappe, ada sosok arsitek serangan mereka, Angel Di Maria. Mantan pemain Real Madrid dan Manchester United itu bisa memperdaya para bek lawan berkat kecerdasan pemikirannya dan keahliannya dalam mengolah bola.

Di Maria memiliki berbagai keterampilan, seperti melakukan backheel, operan dengan kaki sisi luar, dan gerak kaki yang hebat. Modal itu membuatnya bisa melakukan hal-hal yang sulit diterapkan pemain lain. Dia bisa memilih umpan sesuka hati dan pembaca permainan yang hebat. Pada musim terburuknya di Manchester United, Di Maria masih mencatatkan 12 assist.

Bahkan, ketika bermain di tim yang menempatkannya pada posisi yang bukan favoritnya dan kurang dukungan, ia masih bisa menciptakan rata-rata peluang yang impresif. Statistik Di Maria selama bertahun-tahun membuktikan kecerdasan dan keahliannya. Dia membukukan 12 gol dan 18 assist pada semua kompetisi di PSG musim ini.

Halaman 2 dari 5

Frenkie De Jong

Frenkie De Jong pada dasarnya adalah pesepak bola cerdas. Tim yang memainkan sepak bola ekspansif sangat bergantung pada gelandang bertahan mereka. Dia adalah sosok yang harus membawa bola ke berbagai tempat melewati posisi-posisi sulit, menilai opsi, memilih saat yang tepat, dan mengeksekusinya.

De Jong melakukan itu semua dan saat ini dianggap sebagai suksesor pemain seperti Sergio Busquets dan Xavi. De Jong tidak hanya melakukan pekerjaannya dengan rapi, dia melakukannya dengan tempo tinggi. Itulah sebabnya Barcelona rela merogoh kocek dalam-dalam untuk mendatangkannya dari Ajax.

Pemain asal Belanda itu punya potensi luar biasa dan saat mencapai tahun-tahun terbaiknya, dia bisa menjadi penakluk sepak bola dunia. Itu semua tak lepas dari kecerdasannya.

Halaman 3 dari 5

Bruno Fernandes

Manchester United kerap gegabah dalam bermanuver di bursa transfer. Tapi, belakangan Setan Merah mulai berubah dan perekrutan Bruno Fernandes menjadi contoh terbaik. Pemain asal Portugal itu berhasil mendorong Setan Merah ke top gear dan setelah bertahun-tahun tidak memiliki kreativitas di lini tengah, United telah menemukan jawabannya sekarang.

Fernandes selalu melihat untuk mengumpankan bola ke depan. Dia seorang pengumpan yang cepat. Bahkan, ia bisa mengoperkan bola dari kakinya dan menuju ke penyerang sebelum bek lawan dapat berkedip. Dia punya jangkauan umpan yang luar biasa dan kiriman bolanya ke kotak penalti lawan indah dilihat.

Mantan pemain Sporting Lisbon itu juga menjadi satu di antara eksekutor penalti terbaik. Dia kerap mengganti gayanya dan selalu bisa memperdaya kiper lawan. Fernandes tak pernah gagal penalti dalam empat tahun terakhir. Kecerdasan permainan Feranndes kerap dibandingkan dengan legenda MU, Paul Scholes.

"Ketika saya berbicara tentang Bruno Fernandes, yang pertama terlintas adalah kecerdasannya. Dia sangat pintar, baik sebagai pemain maupun individu," kata pelatih Fernandes saat bermain di Udinese, Francesco Guidolin.

Halaman 4 dari 5

Roberto Firmino

Para pencela Roberto Firmino mungkin akan mengkritik torehan golnya yang kurang mengesankan musim ini bersama Liverpool, karena lebih rendah dari Sadio Mane dan Mohamed Salah. Namun, jika Anda melihat permainan Liverpool, Anda akan tahu Firmino adalah salah satu roda penggerak vital dalam sistem permainan Jurgen Klopp.

Sebagai pemain nomor 9 yang berbeda, Firmino menjadi satu alasan di balik ketajaman Salah dan Mane dalam urusan mencetak gol. Pemain Brasil itu punya teknik menakjubkan, bisa memberikan umpan bahkan tanpa melihat, dan memperdaya bek-bek di Premier League.

Firmino akan menarik para bek terpusat padanya sehingga otomatis memberikan ruang untuk rekan-rekan setimnya. Ia juga punya kemampuan mengejar mereka saat mencapai sepertiga akhir lapangan. Bisa dibilang ia salah satu pesepak bola yang punya kecerdasan di atas rata-rata.

Halaman 5 dari 5

Thomas Muller

Thomas Muller tidak menonjol di lapangan sepak bola dalam arti biasa. Tapi jangan salahkan anonimitasnya karena kurangnya kemampuan. Thomas Muller telah menjadi salah satu penyerang terbaik di kancah sepak bola dunia beberapa tahun.

Pemain Bayern Munchen asal Jerman itu tidak dominan secara fisik maupun juga tidak memiliki banyak bakat. Tapi dia melakukan sedikit dari segalanya. Dia selalu menjadi pemburu yang hebat dan membangun kariernya dengan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.

Umpan dan pergerakan Thomas Muller bisa menjadi isi buku teks. Dia sulit dijaga, senang memperdaya bek terakhir lawan, dan selalu muncul di ruang-ruang yang sulit untuk terkoneksi dengan rekan-rekan setimnya.

Muller juga seorang pembaca permainan yang luar biasa dan kerap mengantipasi bola di kotak penalti lawan lebih baik dari pemain-pemain lain. Itulah alasannya dia mencetak banyak gol sepanjang kariernya.

Pemain yang bisa menyamai kecerdasan Muller di lapangan sulit ditemukan dan itulah alasannya dia selalu dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya.

Sumber: Sportkeeda

Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri

Published: 12 Agustus 2020

Artikel Asli