5 Penyebab Sakit Pusar di Masa Kehamilan

Popmama.com Dipublikasikan 03.30, 27/01 • Bella Lesmana
Freepik

Selama kehamilan, tubuh mulai melakukan banyak perubahan dan penyesuaian diri untuk membantu pertumbuhan sang janin.

Dilansir dari The Bump.com, saat perut tumbuh maka jaringan alami menahan otot dan meregangkan tubuh dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini akan merasa tidak nyaman, tetapi dapat membaik seiring berjalannya waktu.

Di mana perubahan tubuh yang mengakomodasi pembesaran perut juga disertai munculnya linea nigra berwarna cokelat gelap dan menimbulkan sakit di bagian pusar.

Meski terbilang normal, nyeri di bawah pusar menimbulkan rasa ketidaknyamanan. Lantas, mengapa ibu hamil mengalami pusar yang terasa sakit?

Artikel dari Popmama.com akan membahas 5 kemungkinan penyebab rasa sakit di pusar saat hamil. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

1. Peregangan kulit perut selama kehamilan

Pixabay/andreiavorpagel

Selama hamil, kulit dan otot akan serasa seperti ditarik hingga mencapai maksimum pada akhir masa kehamilan.

Sementara nyeri perut di bagian pusar ini paling umum dirasakan oleh ibu hamil.

Parenting.Firstcry.com memaparkan, saat hamil perut membentang dan mungkin menjadi penyebab di balik rasa sakit yang dialami. Kulit di sekitar perut menjadi longgar karena peregangan kulit selama kehamilan.

Di mana ketika rahim tumbuh semakin besar, ligamenta lingkar semakin teregang dan pusar yang berada di tengah perut akan ikut bergerak atau bergeser selama peregangan berlangsung. Akibatnya kerap kali terjadi rasa sakit.

2. Tekanan rahim karena pertumbuhan janin

Unsplash/Cassidy Rowell

Beberapa ibu hamil mengalami pusar yang muncul dan dapat meningkatkan sensitivitas hingga alami rasa sakit.

Sementara di awal trimester pertama, kondisi rahim masih terbilang kecil dan terletak tidak jauh dari tulang kemaluan.

Dikutip dari laman Medical News Today.com, saat janin tumbuh rahim akan mengembang melampaui posisi biasanya untuk menampungnya.

Gerakan ini memberi tekanan pada perut dan pusar yang menyebabkan rasa sakit, gatal dan ketidaknyamanan.

3. Masalah gangguan pencernaan selama kehamilan

Pixabay/Bokskapet

Selama kehamilan, tubuh mengalami perubahan luar biasa dari satu bulan ke bulan berikutnya. Maka normal terjadi jika ibu hamil mengalami berbagai ketidaknyamanan selama kehamilan.

UT Southwestern Medical Center.org mengungkapkan, secara umum ibu hamil mengalami sakit perut ketika ditekan area itu. Beberapa pasien sangat sensitif dan disebabkan oleh perubahan yang terjadi di perut selama kehamilan.

Rasa kram di area perut dekat pusar dapat dikaitkan dengan gejala mual, muntah, diare dan peningkatan suhu tubuh. Inilah sebabnya mengapa pusar ibu hamil mungkin terasa sakit.

Namun apabila infeksi disebabkan oleh toksin dari organisme patogen, maka harus segera ditangani agar tidak berdampak buruk pada janin yang sedang berkembang.

4. Disebabkan penyakit hernia umbilikalis

Unsplash/Online Marketing

Meskipun hernia mungkin terdengar berbahaya, biasanya hernia tidak membahayakan ibu hamil maupun janinnya.

Namun hernia umbilikalis terjadi ketika tekanan mendorong usus keluar dari lubang di dinding perut dekat pusar. Kondisi ini akhirnya menjadi meradang dan menyakitkan. 

Menurut Tuasaude.com, nyeri pusar di perut juga dapat disebabkan oleh hernia umbilikalis yang mungkin muncul atau memburuk selama kehamilan. Masalah tersebut harus dievaluasi oleh dokter.

Biasanya dalam banyak kasus, hernia umbilical diselesaikan secara alami setelah melahirkan. Akan tetapi jika hernia dan nyeri menetap setelah bayi lahir, maka operasi untuk mengangkat hernia sangat dianjurkan.

5. Adanya tindikan di bagian pusar

Pixabay/makingup /

Seorang perempuan mungkin perlu melepas tindikan pusar selama kehamilannya.

Jika tindikan menarik kulit yang mengencang, ada kemungkinan itu bisa robek atau terluka dan dapat meningkatkan risiko infeksi. Tentu masalah ini akan menimbulkan rasa nyeri di area pusar.

Healthline bertanya, apakah kamu memiliki tindikan di bagian pusar? Jika ini adalah penindikan baru, mungkin kamu harus segera mengeluarkannya agar terhindar dari infeksi. Sebab butuh satu tahun untuk sepenuhnya pulih.

Namun jangan melepas perhiasan tanpa meminta bantuan medis. Konsultasikanlah dengan dokter terlebih dahulu sebelum melepas tindik.

Itulah kelima penyebab sakit pusar di saat hamil. Untuk meredakan nyeri, kompres bagian pusar dengan air hangat selama 15-20 menit dan lakukan sebanyak tiga kali sehari. 

  •  Efek Mematikan bagi Ibu yang Minum dan Merokok pada Trimester Pertama
  • 7 Cara Menjalani Hamil Trimester Pertama dengan Lebih Nyaman
  • Jangan Main-Main, Ini 6 Efek Berbahaya Jika Ibu Hamil Kurang Minum
Artikel Asli