5 Macam-Macam Skizofrenia yang Dialami Seseorang

Popmama.com Dipublikasikan 13.10, 03/07 • Bella Lesmana
Freepik/dashu83

Faktanya, gangguan mental seperti skizofrenia dapat memengaruhi siapa saja. Ini termasuk pada perempuan maupun laki-laki.

Sebagian besar kasus dideteksi pada awal masa remaja dan usia dewasa. Namun setiap penderitanya memiliki gejala yang berbeda-beda.

Di mana skizofrenia adalah gangguan mental serius yang menyebabkan kombinasi antara halusinasi maupun delusi yang sangat tidak teratur.

Menurut Mayoclinic, skizofrenia melibatkan sejumlah masalah dengan pemikiran, perilaku dan emosi.

Nah, berikut Popmama.com rangkum 5 macam skizofrenia yang dialami seseorang:

1. Disorganized skizofrenia yang termasuk gangguan dalam ekspresi emosional

Freepik/bearfotos

Perilaku dan cara berpikir yang tidak teratur adalah ciri dari skizofrenia tipe disorganized skizofrenia.

Dikutip dari Medicalnewstoday, skizofrenia yang tidak teratur adalah subtipe skizofrenia dan termasuk penyakit mental kronis.

Biasanya ditandai dengan perilaku dan ucapan yang tidak logis dan sulit dimengerti orang lain. Ini termasuk gangguan dalam ekspresi emosional.

Tentu bagi penderita disorganized skizofrenia dapat menyulitkannya untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

2. Shizoaffective disorder yang alami gangguan depresi mayor

Freepik/pressfoto

Seseorang yang mengalami skizofrenia tipe shizoaffective disorder biasanya mengalami kombinasi dari beberapa gejala yang ada. 

Webmd mengatakan, gangguan shizoaffective disorder adalah kondisi kesehatan mental kronis. Pada umumnya melibatkan gejala skizofrenia dan gangguan mood seperti gangguan depresi mayor atau gangguan bipolar.

Faktanya, banyak orang dengan skizofrenia tipe ini didiagnosis mengalami gangguan bipolar.

Tetapi biasanya dilihat dan diperlakukan sebagai kombinasi dari kedua kondisi.

3. Paranoid termasuk gangguan kepribadian yang eksentrik

Freepik/master1305

Paranoid merupakan tipe skizofrenia yang paling umum dan dapat muncul pada kondisi yang lebih lanjut daripada tipe lainnya.

Di mana gangguan kepribadian paranoid (PPD) adalah jenis gangguan kepribadian eksentrik atau tampak aneh.

Healthline menjelaskan, seseorang dengan paranoid dapat dengan cepat merasakan kemarahan, menaruh dendam dan merasa bermusuhan terhadap orang lain.

Sementara perawatan untuk penderita paranoid dapat menjadi tantangan, karena orang-orang dengan PPD memiliki kecurigaan yang kuat dan ketidakpercayaan terhadap orang lain.

Tentu seorang profesional kesehatan mental harus membangun kepercayaan pada sang pasien.

4. Schizophrenia residual sering memiliki keyakinan aneh

Freepik/cookie_studio

Penderita yang telah mengalami skizofrenia dalam jangka waktu lama dapat mengembangkan tipe ini.

Britannica memaparkan, biasanya schizophrenia residual didiagnosis memiliki riwayat skizofrenia tetapi telah mengurangi gejala psikotik.

Gejalanya memiliki gejala negatif seperti energi yang rendah, penarikan sosial dan emosional. Bahkan mungkin sang pasien terus memiliki keyakinan aneh.

Pada penderita schizophrenia residual terdapat gangguan persepsi, isi pikiran dan perilaku dalam bidang sosial. Hal itu membuat mereka membutuhkan  farmakoterapi, psikoterapi dan sosioterapi.

5. Schizophreniform disorder yang tidak bisa menentukan kenyataan sebenarnya

Freepik

Schizophreniform disorder adalah tipe di mana penderitanya tidak dapat menentukan kenyataan sebenarnya dari apa yang dia bayangkan. 

Clevelandclinic mengungkapkan, seperti halnya skizofrenia. Kelainan schizophreniform disorder merupakan sejenis penyakit mental yang disebut psikosis.

Gejala gangguan schizophreniform disorder mirip dengan skizofrenia seperti delusi dan halusinasi.

Demikianlah kelima macam skizofrenia yang dialami seseorang. Sebaiknya berikan mereka dorongan dan pertolongan yang tepat.

  • Penting! Lakukan Ini Saat Melihat Gejala Skizofrenia pada Anak
  • 5 Makanan Ini Membantu Perawatan Gejala Skizofrenia pada Anak
  • 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Menjadi Penyebab Gangguan Mental
Artikel Asli