5 Film Warkop DKI yang Cocok Temani Masa Liburan Lebaran

INDOZONE.ID Dipublikasikan 06.37, 24/05 • INDOZONE
5 Film Warkop DKI yang Cocok Temani Masa Liburan Lebaran
Beberapa film Warkop DKI yang terfavorit.

Setiap Hari Raya Lebaran tiba, film komedi Warkop DKI yang dibintangi Dono, Kasino, dan Indro selalu menghiasi layar kaca. Film yang mengundang gelak tawa tersebut menjadi tontonan wajib pemirsanya sampa saat ini. 

Selain karena dapat memberikan relaksasi dengan adegan yang mengundang gelak tawa, beberapa adegan dari film tersebut sangat ikonik dapat membekas di benak setiap penonton Tanah Air. Tambahan lainnya selalu ada beberapa model atau artis seksi pada zamannya. 

Berikut ada beberapa film Warkop DKI yang menampilkan beberapa adegan fenomenal. 

1. Pintar-pintar Bodoh (1980).

Pintar-pintar Bodoh (1980). (IMDB).

Film ini berkisah tentang Dono, Kasino, Indro, dan Dorman yang ingin membuka sebuah kantor detektif. Namun karena ketidaksepahaman antara mereka, persahabatan mereka pun terbelah menjadi dua kubu yaitu Kubu Kasino-Dono dan Kubu Indro-Dorman. Kedua kubu tersebut bersaing untuk menjadi detektif terbaik. 

Di film ini yang paling dikenang sampai saat ini adalah adegan saat Kasino dan Dono menyamar menjadi pengamen. Kasino mengubah lagu "Sukiyaki" menjadi lagu "Nyanyian Kode" lantaran Dono malah asyik menggoda salah satu pelanggan wanita berbaju merah, dan lupa mengawasi pasangan yang mereka buntuti.

2. Chips. (1982).

Chips. (Wikipedia).

Di film parodi dari serial televisi Chips ini, Dono-Kasino-Indro bekerja sebagai petugas pelayanan masyarakat partikelir (Swasta), khusus di bidang keamanan dan ketertiban. Selain trio DKI, film ini juga dibintangi oleh mendiang Panji Anom, sebagai boss Chips, dan Sherly Malinton sebagai kekasih Dono. 

Ungkapan khas dari film ini adalah "jangkrik boss", yang digunakan Kasino sebagai alasan saat memergoki Panji Anom sedang bermesraan dengan seorang wanita di tengah hutan. Adegan ini yang juga diambil sebagai film reebot terbarunya beberapa waktu lalu.

3. Atas Boleh Bawah Boleh. (1986).

Film Atas Boleh Bawah Boleh. (Wikipedia).

Dono, Kasino, Indro pergi berburu. Saat berburuh, Dono pingsan dan di rawat Lurah setempat. Dono jatuh hati pada putri pak Lurah. Setelah tahu watak gadis itu, Dono menghindar lari dan terjadi kecelakaan lagi. 

Dono dirawat di rumah sakit dan di sini Dono jatuh hati pada perawatnya, Susy (Eva Arnaz). Diam-diam Indro tanpa tahu juga jatuh hati pada Susy. Persaingan terjadi, tetapi tak ada yang berhasil meraih Susy.

Salah satu kalimat yang paling diingat dari film ini adalah kalimat dari Dono yang mengatakan 'Lapor Pak, Saya Lapar' saat ia berpura-pura gila karena tak mau dinikahkan dengan anak Pak Lurah.

4. Itu Bisa Diatur. (1984).

Itu Bisa Diatur. (IMDB).

Tiga sekawan Dono, Kasino, Indro mendapat kepercayaan membuka restoran karena keahlian Dono memasak. Banyolan diambil dari suasana restoran itu: jenis makanan yang dipesan habis, main ambil kursi hingga yang mau duduk jatuh, kritikus masakan yang angker, tetapi ternyata memuji. 

Salah satu adegan yang paling momerable dalam cerita ini adalah adegan Kasino yang menyanyikan lagu 'Beat It' milik Michael Jackson yang dganti jduulnay menjadi 'Cepirit.'

5. Depan Bisa Belakang Bisa. (1987).

Depan Bisa Belakang Bisa. (Wikipedia).

Warkop DKI (Dono, Kasino, dan Indro) bertindak sebagai detektif dalam sebuah biro penyelidik Depan Bisa Belakang Bisa. Suatu ketika mereka mendapatkan order untuk mengamankan pameran permata yang dilakukan investor asal Jepang, Satomata dengan gadis asal Jepang yang diperankan Eva Arnaz. 

Salah satu adegan yang diingat dari kisah ini adalah adegan Indro yang selalu mengandalkan martilnya serta adegan Dono yang bisa berubah menjadi Gaban. Film ini juga dikenal saat Kasino selalu berpakian ala Sherlock Holmes lengkap dengan pipa rokoknya.

Artikel Asli