5 Fakta Pria di Kulonprogo Bunuh Diri karena Kalah Judi, Nomor 3 Bikin Nyesek

iNews.id Dipublikasikan 14.30, 05/08 • Kuntadi
Potongan surat wasiat yang ditinggalkan korban karwanto. (Foto: iNews.id/Budi Utomo)
Potongan surat wasiat yang ditinggalkan korban karwanto. (Foto: iNews.id/Budi Utomo)

KULONPROGO, iNews.id - Warga Kedungsari, Pengasih Kulonprogo, DIY digegerkan dengan aksi bunuh diri yang dilakukan Karmanto, Selasa (4/8/2020) petang. Korban ditemukan tewas tergantung di pohon sawo pekarangan rumahnya.

Aksi nekat mengakhiri hidup dengan bunuh diri daripada dipenjara setelah kalah judi. Korban bahkan diketahui telah menggadaikan dua mobilnya untuk taruhan judi.

Berikut 5 fakta pria bunuh diri akibat kalah judi yang dirangkum iNews.id:

1. Sempat Dikira Berdiri di Pohon

Jasad Karmanto ditemukan tetangganya, Yualisa yang melintas di dekat lokasi kejadian sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu saksi tidak memedulikan dan mengira korban hanya berdiri lantaran posisinya membelakangi saksi.

Pada sore harinya korban kembali melintas di lokasi, dan mendapati korban dalam posisi yang sama. Kondisi itu diceritakan kepada keluarganya. Warga kemudian mengecek dan mendapati korban dalam posisi gantung diri. Kejadian ini dilaporkan ke polisi.

“Saat sore melintas posisinya tidak berubah dan saya laporkan ke warga,” kata Yulisa, kepada wartawan, Selasa (4/8/2020).

2. Gadaikan 2 Mobil dan 4 Motor

Korban mengaku kalah main judi online. Dia terpaksa menggadaikan dua buah mobil dengan harga masing-masing Rp165 juta dan Rp10 juta. Selain itu juga menggadaikan empat sepeda motor milik beberapa warga dengan harga antara Rp2,5 juta hingga Rp4 juta.

3. Malu Kalah Judi dan Tak Mau Dipenjara

Aksi nekat Karmantao warga Kedungsari, Pengasih Kulonprogo, DIY yang ditemukan tewas tergantung di pohon sawo di pekarangan rumahnya, Selasa (4/8/2020) petang, karena malu kalah judi online.

Korban mengaku belum bisa membahagiakan keluarga dan hanya membuat susah. Daripada masuk penjara, korban memilih mengakhiri hidupnya.

4. Tulis Surat Wasiat

Tim Inafis Polres Kulonprogo yang mendapatkan laporan langsung meluncur ke TKP. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Wates. Dari saku celana korban polisi menemukan selembar kertas yang merupakan surat wasiat. Korban melakukan bunuh diri karena kalah berjudi.

“Kita temukan surat wasiat di celananya,” kata Kanit II Satreskrim Polres Kulonprogo Iptu Aditya Dwi Darmawan.

Dalam surat yang ditujukan kepada istrinya ini, korban meminta maaf dan berharap agar anaknya bisa dibesarkan. Korban mengaku belum bisa membahagiakan keluarga dan hanya membuat susah. Daripada masuk penjara, korban memilih mengakhiri hidupnya.

5. Minta Maaf ke Keluarga

Dalam surat wasiat itu, Karmanto mengaku tidak kuat dan hanya bisa membebani keluarga. Semua yang dilakukan merupakan kesalahannya hanya untuk mencari kesenangan sendiri.

Dia pun mengaku sangat sayang dengan keluarganya dan minta dimaafkan. Terakhir dia mengatakan, memilih pisah meninggal daripada diceraikan dan surat itu juga ditandatangani.

Artikel Asli