5 Fakta Pengusaha Ditembaki Hingga Tewas di Kelapa Gading

Merdeka.com Dipublikasikan 02.05, 14/08

                Ilustrasi kriminal. ©shutterstock
 Ilustrasi kriminal. shutterstock

Beberapa saat yang lalu insiden penembakan terhadap ST (51) yang terjadi di sekitaran Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading Jakarta Utara menggegerkan publik. Hal ini terjadi lantaran ST diketahui ditembak oleh orang tak dikenal hingga meregang nyawa.

Kombes Pol Budhi Herdi Susianto selaku Kapolres Metro Jakarta Utara memaparkan kronologi penembakan yang terjadi kala itu. Berbagai fakta kini mulai bermunculan.

Ditembak dari Belakang

Berdasarkan keterangan saksi yang saat itu berada di lokasi kejadian, ST dilaporkan ditembak dari arah belakang. Sang korban lantas tewas seketika di lokasi kejadian dengan luka parah pada bagian punggung dan kepala.

"Korban lagi jalan kaki bertemu laki-laki yang tidak dikenal. Laki-laki menembak korban dari arah belakang," ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (13./8).

Empat Peluru Bersarang

Pelaku diketahui menembak korban hingga 4 kali. Hal ini dilaporkan dari bukti luka tembak yang ditemukan di sekujur tubuh korban, keterangan saksi, dan jumlah selongsong peluru yang berada di lokasi.

"Ada empat luka tembak," terangnya.

Situasi Saat Kejadian

Berdasarkan keterangan Budhi, korban diketahui saat kejadian yakni hendak makan siang di rumah. Di mana lokasi kediaman korban yakni tak jauh dari kantor tempatnya bekerja.

Di saat perjalanan menuju ke kediamannya, tiba-tiba seseorang tak dikenal melepaskan timah panas ke arahnya. Usai meletuskan senjata apinya, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi tempat kejadian perkara.

Pengusaha Pelayaran

Sementara itu, pihak menjadi korban penembakan diketahui bekerja di bidang pelayaran. Bahkan, ST diketahui merupakan pengusaha sekaligus pemilik perusahaan pelayaran.

"Dia adalah pekerja swasta, dia adalah pemilik perusahaan di bidang pelayaran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Dua Pelaku

Yusri menyebut pelaku penembakan tersebut diduga dua orang. Satu orang yakni melepaskan empat kali tembakan dan satu orang lainnya menunggu di sepeda motor untuk bersiap meninggalkan lokasi kejadian. Kini, kasus ini tengah didalami oleh Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara.

"Menurut keterangan saksi, pelaku penembakan satu orang. Tapi ada satu orang yang menunggu di sepeda motor. Kemudian melarikan diri. Nah ini yang sedang diselidiki," ujarnya.

Artikel Asli