5 Aksi Tak Biasa Ini Dilakukan Ifan Seventeen Pasca Kepergian Dylan Sahara

cumicumi.com Dipublikasikan 10.30, 18/10/2019 • Cumicumi
5 Aksi Tak Biasa Ini Dilakukan Ifan Seventeen Pasca Kepergian Dylan Sahara
Mungkin Ifan masih dalam masa transisi dan alami trauma mendalam, hingga ia kerap melakukan kegiatan tak terduga untuk menghibur diri di tengah kesedihan. Apa saja aksi tak biasa yang dilakukan Ifan sepeninggalan Dylan Sahara dan tiga personel Seventeen lainnya?

Banyak perubahan yang dialami Ifan Seventeen pasca menjadi korban tsunami di Tanjung Lesung, yang menewaskan sang istri dan sejumlah rekan satu band. Ia bahkan melakukan aksi tak biasa, mungkin bisa dianggap aneh oleh sebagian orang.

Mungkin Ifan masih dalam masa transisi dan alami trauma mendalam, hingga ia kerap melakukan kegiatan tak terduga untuk menghibur diri di tengah kesedihan. Apa saja aksi tak biasa yang dilakukan Ifan sepeninggalan Dylan Sahara dan tiga personel Seventeen lainnya?

Keloni Baju Istri

“Kalau tidur masih suka aku cium. Gimana ya bukan bermaksud buat ikhlas. Maksudnya begini, trauma ku itu aku merasa buat aku healing, teman-teman psikiater juga ngomong, jangan langsung dihilangkan gitu. Pelan2, jangan tiba-tiba gue move on, itu yang bikin hancur sebenarnya. Ya Alhamdulillah jauh lebih baik, mental juga lebih baik,” ungkap Ifan saat ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/10).

Tidur di Mobil

“Setelah kejadian pertama kali aku keluar rumah beberapa bulan kemudian. Tapi nggak berani naik ke lantai dua (rumah), aku di lantai satu. Aku tidur di mobil di depan rumah. Keluar nggak bisa, tidur di rumah hancur, jadi aku tidur di mobil,” katanya.

Kunjungi Restoran Favorit Istri

“Aku akhirnya berani keluar rumah di daerah Kuniungan, dulu sering banget ke situ. Jadi kayak jejak, aku makan. Waktu itu hal-hal kayak gitu memulihkanku. Ada sebuah kafe, ada satu makanan itu Dylan suka banget, kita hampir tiap malam kalau bosan kita ke situ buat makan doang. Pesan makanan, aku taro biar seolah ada,” ujar Ifan.

Berhenti Salat Karena Dengar Suara Ombak

“Pas kita salat ada satu ombak datang gede banget. Kita lagi salat saja sempat, kecuali imam, sempat berhenti. Tapi gue dan beberapa manajemen lihat nggak ada ombak. Kebetulan ada nyokap dan mertua, cuman memang salat di belakang tempat perempuan, sama ada ombak gede. Ya entah itu kita terlalu ketakutan atau apa, cuman kita merasakan. Cukup aneh, gede banget,” ceritanya.

Gagal Ciptakan Lagu

“Setelah kejadian itu gue selalu pengen ciptaan lagu tapi gagal. Gue masih belum bisa melihat diri gue secara objektif. Yang gue kayak ciptain lagu liriknya banyak hancur-hancur, nggak bagus lah. Apalagi orang di sana tanya, gimana caranya kuat? Sementara guenya sendiri masih kayak belum kuat. Kalau menuangkan itu di lagu, gue nggak pengen itu jadi orang merasakan hal sama, jadi berlarut-larut dalam kehancuran, gue pengen orang termotivasi,” tandasnya. O vin

Artikel Asli