43 SMA di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Medcom.id Dipublikasikan 14.41, 13/08 • https://www.medcom.id
Ilustrasi. Foto: MI/Arya Manggala

Cikarang: Sebanyak 43 Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan kembali menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, mengatakan rekomendasi pembukaan sekolah diberikan karena dianggap berada di zona aman penyebaran virus korona (covid-19).

"Untuk saat ini baru SMA sederajat yang diizinkan menggelar sekolah tatap muka dengan catatan berada di zona hijau," kata Alamsyah di Cikarang, Kamis, 13 Agustus 2020.

Alamsyah mengatakan 43 sekolah itu berada di tujuh kecamatan berstatus zona hijau. Rinciannya, 11 sekolah di Kedungwaringin, dan delapan sekolah di Sukawangi. Kemudian, tujuh sekolah di Cabangbungin, enam sekolah di Sukakarya, lima sekolah di Muaragembong, serta masing-masing tiga sekolah di Tambelang dan Bojongmangu.

Menurut Alamsyah, dasar penetapan status zona hijau adalah ketika suatu wilayah tidak ditemukan kasus baru covid-19. Sementara, kasus yang lama telah dinyatakan negatif. "Sekarang tahapannya masih persiapan, semoga dalam waktu dekat bisa terwujud," terangnya.

Baca: 1.063 Sekolah Telah Buka Kelas Tatap Muka

Sebelum ditetapkan dapat dibuka, Satgas Covid-19 terlebih dahulu melakukan verifikasi faktual di lapangan untuk melihat kesiapan sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di tengah pandemi.

"Kami melaksanakan apa yang telah diperintahkan, semua berdasarkan tahapan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah" ujar dia.

Pemerintah Kabupaten Bekasi menunggu perintah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pusat mengingat untuk membuka sekolah di 16 kecamatan lainnnya. Secara umum, wilayah Kabupaten Bekasi masih berada di zona kuning berdasarkan status yang ditetapkan oleh Pemprov Jabar.

Artikel Asli