400 Karyawan Garuda Indonesia Ambil Tawaran Pensiun Dini

kumparan Dipublikasikan 03.21, 14/07 • kumparanBISNIS
Maskapai Garuda Indonesia Foto: Shutter stock

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia memberikan tawaran pensiun dini kepada karyawan. Langkah tersebut dilakukan agar perusahaan bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19.

Menurut Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra, setidaknya hingga hari ini jumlah karyawan yang mengajukan tawaran untuk pensiun dini tersebut telah mencapai 400 orang.

"Mendekati 400 karyawan (mengajukan pensiun dini). Secara sukarela," jawab Irfan saat dikonfirmasi kumparan mengenai kabar pensiun dini di maskapai pelat merah itu, Selasa (14/7).

Sebelumnya, kabar mengenai tawaran dari Garuda itu disampaikan oleh Irfan usai mengikuti rapat di DPR, Selasa (7/7). Menurutnya, tawaran pensiun memang telah disampaikan kepada karyawan atas alasan mengurangi beban keuangan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Foto: Resya Firmansyah/kumparan

Saat itu, dalam rapat bersama Komisi X DPR, Irfan juga berbicara soal sepinya maskapai penerbangan. Ia memberi contoh salah satunya penerbangan ke Denpasar yang hanya diisi 15 penumpang dalam sekali terbang.

Irfan juga menyinggung mengenai ancaman kebangkrutan yang bakal dialami oleh maskapai penerbangan tanah air. Sejak virus corona merebak, okupansi pesawat tidak pernah melebihi 10 persen dari kapasitas.

"Bapak Ibu mengetahui juga banyak maskapai yang menyatakan kebangkrutan. Jadi enggak usah terlalu kaget dalam waktu dekat kalau ada maskapai di Indonesia yang tidak tahan lagi," ujar Dirut Garuda Indonesia dalam rapat di DPR, Selasa (7/7).

Artikel Asli