4 Kondisi yang Harus Dihindari Ketika Ingin Minum Kopi, Jangan Ngopi saat Pagi Hari

Tribun Style Dipublikasikan 21.00, 21/01/2020 • Anggie Irfansyah
Kondisi yang Harus Dihindari Ketika Ingin Minum Kopi, Termasuk saat Pagi Hari

TRIBUNSTYLE.COM -Kopi sudah menjadi minuman wajib untuk sebagian orang yang dinikmati pada pagi hari.

Bahkan kopi dipercaya mampu memberikan banyak manfaat jika diminum di awal hari.

Biasanya, orang minum kopi pagi hari sebagai minuman untuk menemani sarapan pagi.

Kandungan kafein pada kopi dipercaya dapat meningkatkan mood dan energi di pagi hari sebelum menjalani aktivitas sehari-hari.

Ternyata, kopi tidak disarankan diminum pada pagi hari dan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Selain itu. dalam berbagai kodisi juga sangat tidak disarankan untuk minum kopi.

Berikut ini adalah kondisi yang tidak disarankan untuk minum kopi.

  • Pagi hari adalah waktu terburuk minum kopi
Ilustrasi (pexels.com)

Banyak yang minum kopi pagi hari sebagai teman sarapan dan untuk membangkitkan mood serta semangat, padahal hal ini tidak boleh dilakukan.

Faktanya, pagi hari adalah waktu terburuk untuk minum kopi.

Mengapa demikian? Karena saat pagi hari, hormon kortisol dalam tubuh justru sedang tinggi-tingginya, apalagi saat bangun tidur.

Jika terbiasa minum kopi pagi hari, maka lama kelamaan tubuh akan menganggap kopi sebagai pengganti hormon kortisol, hal ini bisa menyebabkan toleransi terhadap kafein semakin tinggi.

Saat toleransi pada kafein semakin tinggi maka akan menyebabkan efek kopi semakin memudar sehingga kita akan tetap merasa ngantuk walaupun sudah minum kopi.

  • Hindari minum kopi saat sedang stres
Ilustrasi (Healthy Food Elements)

Banyak orang yang meminum kopi saat stres untuk menghilangkan efek dari stres, padahal hal ini sangat tidak disarankan.

Hormon kortisol adalah perlindungan alami tubuh yang diproduksi ketika tubuh merasa stres atau dalam keadaan bahaya.

Saat stres, hormon kortisol dalam tubuh akan meningkat, dan mengonsumsi kopu akan membuatnya semakin tinggi.

Alih-alih bisa meredakan stres, minum kopi justru akan menaikkan hormon kortisol dan menyebabkan semakin cemas dan tertekan.

  • Batasi konsumsi kopi setiap harinya
Ilustrasi (monthlygift.com)

Meskipun kopi memiliki manfaat jika dikonsumsi dengan tepat, tetapi konsumsinya harus dibatasi.

Orang dewasa tidak boleh melebihi asupan 400mg kafein dalam sehari, jumlah kafein ini setara dengan 4 gelas kopi .

Konsumsi kafein terlalu banyak bisa menyebabkan lebih mudah cemas dan merasa emosi.

Selain itu, kopi juga bisa mengganggu kualitas tidur, sehingga waktu istirahat terganggu.

  • Jangan minum kopi sebelum tidur
Ilustrasi (Rex)

Minum kopi sebelu tidur sangat tidak disarankan karena bisa mempengaruhi kualitas tidur dan membuat sulit tidur.

Kafein dalam kopi bisa memberikan efek yang lama dalam tubuh, bahkan bisa bertahan hingga 6 jam setelah minum kopi.

Biasakan minum kopi 6 jam sebelum tidur agar waktu tidur tidak tergangu karena efek kafein pada kopi.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk minum kopi?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, minum kopi pada pagi hari, saat stres. dan sebelum tidur sangat tidak disarankan.

Waktu terbaik untuk minum kopu sebenarnya adalah ketika hormon kortisol dalam tubuh dalam keadaan rendah.

Biasanya sekitar pukul 9.30 pagi hingga pukul 11.30 siang, hormon kortisol sedang dalam keadaan rendah.

Selain itu, pada sore hari pukul 1.30 hingga pukul 5.00 sore juga merupakan waktu minum kopi yang tepat.

Minum secangkir kopi bisa memberikan efek yang baik untuk kesehatan, jika dikonsumsi dengan benar dan dalam waktu yang teoat.

Kopi bisa meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki mood, tetapi penggunaan krimer dan gula juga harus diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan lainnya. (TribunStyle.com/Anggie)

Artikel Asli