Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Segala Hal yang Perlu Diketahui tentang Reksadana, Metode Investasi Ideal bagi Pemula

Merdeka.com Dipublikasikan 01.36, 21/10
Segala Hal yang Perlu Diketahui tentang Reksadana, Metode Investasi Ideal bagi Pemula. ©2021 Merdeka.com
Dari jenis-jenis hingga kelebihan dan kekurangan reksadana

Untuk menyongsong masa depan yang situasinya sulit ditebak. investasi menjadi salah satu sarana persiapan finansial yang dilakukan banyak orang. Terlebih ketika situasi pandemi seperti sekarang yang melumpuhkan perekonomian.

Meski begitu, memulai investasi bisa dibilang gampang-gampang susah apalagi bagi pemula. Salah satu metode investasi terfavorit bagi pemula adalah reksadana.

Agar semakin mantap dalam menggunakan reksadana sebagai metode investasi, yuk intip semua informasi lengkapnya.

Apa itu Investasi Reksadana?

©2021 Shutterstock

Secara sederhana, reksadana adalah platform yang digunakan untuk melakukan pengelolaan modal bagi para investor dalam berinvestasi melalui instrumen yang tersedia di pasar modal. Alurnya sendiri meliputi pembelian unit penyertaan reksadana.

Nantinya, investasi ini akan dikelola oleh pihak profesional yang disebut sebagai manager investasi (MI). Hasil dari modal yang dikelola inilah yang nantinya akan dibagikan kepada para investor.

Jenis-Jenis Reksadana

©2021 Shutterstock

Melihat adanya keterlibatan profesional dalam pengelolaan modal investasi, reksadana pun memiliki beberapa jenis. Dari beragam jenis ini sendiri memiliki kriteria dan kekhasan masing-masing yang bisa disesuaikan untuk berbagai kebutuhan.

  • Reksadana Pasar Uang, 100% dana yang masuk dikelola di pasar uang. Jenis reksadana ini ideal bagi investor yang memiliki tujuan investasi jangka pendek (di bawah satu tahun) atau kebutuhan darurat, terlebih dengan tingkat risiko yang rendah.
  • Reksadana Pendapatan Tetap, cocok untuk investasi jangka pendek ke menengah sekitar 1-3 tahun. Jenis reksadana ini akan dikelola pada surat utang (obligasi) yang nantinya menawarkan kupon dengan pembayaran tetap.
  • Reksadana Campuran, diperuntukkan kepada masyarakat yang memiliki tujuan investasi jangka menengah ke panjang (sekitar 3-5 tahun). Memiliki alur yang sedikit kompleks namun hasilnya memuaskan. Namun tetap memiliki risiko yang tinggi pula.
  • Reksadana Saham, merupakan jenis investasi yang berisiko paling tinggi. Reksadana saham diperuntukkan bagi mereka yang berinvestasi jangka panjang (lebih dari 5 tahun). Salah satu momen ideal untuk memanfaatkan jenis reksadana ini adalah untuk biaya pendidikan anak atau guna menambah aset properti.

Kelebihan Reksadana

©2021 Shutterstock

Hadirnya reksadana menjadi angin segar bagi masyarakat yang awam namun tetap ingin menginvestasikan aset finansial miliknya. Beberapa keuntungan pun bisa didapatkan jika melakukan proses dan alur yang benar. Keuntungan yang didapatkan saat berinvestasi melalui reksadana antara lain:

  • Fleksibel karena bisa dilakukan secara online
  • Risiko kehilangan kecil karena bukan berbentuk fisik
  • Relatif aman dari risiko pemalsuan
  • Tanpa biaya penyimpanan
  • Bisa dilakukan dengan modal kecil

Kekurangan Reksadana

©2021 Shutterstock

Walaupun menjadi metode investasi favorit, reksadana tetap tak terhindarkan dari kekurangan. Meskipun potensinya kecil, namun kekeliruan dalam mengikuti alur bisa berakibat pada hal-hal berikut ini:

  • Penutupan reksadana oleh otoritas jika dana yang dikelola anjlok
  • Kerugian dalam berinvestasi
  • Proses pencairan (likuditas) yang memerlukan waktu lama.

Seiring dengan banyaknya kebutuhan di masa depan, investasi adalah peluang terbaik dalam menyiapkan aset finansial dalam menyongsong situasi yang akan datang. Jika masih bingung terhadap investasi yang bisa dilakukan, reksadana menjadi instrumen yang tepat bahkan bagi pemula sekalipun.

Artikel Asli