3 Rekor Tak Masuk Akal yang Tercipta di Final Indonesia Masters 2020

INDOSPORT.com Diupdate 14.44, 20/01 • Dipublikasikan 15.00, 20/01 • Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Arum Kusuma Dewi

INDOSPORT. COM - Gelaran final Indonesia Masters 2020, diketahui menghasilkan sejumlah rekor tak masuk akal yang patut disimak oleh para pecinta bulutangkis dunia.

Pentas bulutangkis internasional baru saja disibukkan dengan gelaran bergengsi Indonesia Masters 2020. Para pebulutangkis top dunia saling bertarung di sini, demi meraih prestasi tertinggi.

Perhelatan Indonesia Masters 2020 sendiri telah resmi rampung pada hari Minggu (19/01/20) kemarin. Lima laga final dari lima nomor dihelat, dan pebulutangkis tuan rumah menjadi penguasanya.

Indonesia menyumbangkan tiga nama wakil sebagai jawara, ada Greysia Polii/Apriyani Rahayu di nomor ganda putri, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon untuk ganda putra, dan Anthony Ginting di tunggal putra.

Sementara untuk nomor tunggal putri, dimenangkan oleh Ratchanok Intanon yang menumpaskan Carolina Marin di partai puncak. Kalau ganda campuran, pasangan China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong keluar sebagai yang terbaik.

Terlepas dari nama-nama para juara, perhelatan laga final Indonesia Masters 2020 kemarin ternyata turut menyimpan sejumlah fakta tak masuk akal. Apa sajakah fakta-fakta yang dimaksudkan itu?

Prestasi Greysia Polii

Kiprah Greysia Polii pada nomor ganda putri bersama pasangannya, Apriyani Rahayu, mampu menghasilkan gelar juara Indonesia Masters 2020. Kerja sama ciamik Greysia/Apriyani, sukses mengalahkan pasangan Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen di partai puncak.

Keberhasilan Greysia menjuarai Indonesia Masters 2020 ternyata mampu mendatangkan rekor tersendiri untuknya. Indonesia Masters 2020 merupakan gelar pertama Greysia yang diraihnya di Indonesia.

Sebelumnya, gelar-gelar Greysia selalu ditorehkannya saat berlaga di kompetisi bulutangkis luar negeri. Selamat untuk Greysia!

1 - This is Greysia Polii's first ever international title won in Indonesia. Before this day, all of her international titles were won outside of her home country.
Indonesia BANGGA!
SELAMAT untuk Greysia dan Apriyani! Kalian memang #KembaliLebihKuat!#IndonesiaMasters2020

— Badminton Talk (@BadmintonTalk) January 19, 2020

Nostalgia Manis Ratchanok Intanon Terulang

Ratchanok Intanon sukses membawa pulang gelar juara Indonesia Masters 2020. Prestasi ini didapatnya setelah menggilas Carolina Marin di partai final.

Ratchanok Intanon sendiri sukses mengulang prestasi manisnya 10 tahun lalu. Tepat pada 2010, Ratchanok Intanon pernah pula meraih gelar serupa, dan hebatnya, kala itu dirinya masih berusia 15 tahun.

Ya, ga salah baca. Intanon juara Indonesia Masters 2010. Waktu itu umurnya masih 15 tahun.#IndonesiaMasters2020 https://t.co/rD2raCPDqm

— Badminton Talk (@BadmintonTalk) January 19, 2020

Dominasi The Minions

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, pasangan yang akrab dijuluki The Minions ini sukses merebut gelar juara Indonesia Masters 2020. The Minions juara usai mengalahkan sesama pasangan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Menjadi menarik, lantaran kemenangan kemarin membuat Kevin/Marcus makin mengukuhkan dominasinya atas Ahsan/Hendra. Sejak menduduki peringkat satu dunia, Kevin/Marcus selalu bisa mengalahkan Ahsan/Hendra, dan itu telah berlangsung sebanyak sembilan kali.

The Minions have never lost to The Daddies since becoming the World Number One.
They have an astounding record of 9-0.
Can they make it 10?#IndonesiaMasters2020

— Badminton Talk (@BadmintonTalk) January 19, 2020

Artikel Asli