3 Kerugian Manchester United Andai Merekrut Erling Haaland

INDOSPORT.com Diupdate 13.56, 19/11/2019 • Dipublikasikan 13.21, 19/11/2019 • Editor: Coro Mountana

INDOSPORT.COM – Erling Braut Haaland mendadak menjadi komoditi panas di bursa transfer musim dingin nanti tak terkecuali Manchester United yang sudah kepincut setengah mati.

Kehilangan Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku menjadi bencana bagi Manchester United di awal musim ini. Pasalnya stok penyerang yang mereka miliki menjadi sangat menipis dengan hanya meninggalkan Marcus Rashford dan Anthony Martial saja.

Masalah semakin pelik ketika dua pemain itu absen, maka pemain muda Mason Greenwood pun sesekali tampak menjadi andalan di lini depan Manchester United.

Setan merah pun langsung mencoba mencari pemain yang bisa mengisi lini depan pada bursa transfer musim dingin nanti.

Erling Haaland yang sedang moncer bersama RB Salzburg di Liga Champions dengan torehan 7 gol pun menjadi target utama. Namun tampaknya Manchester United perlu hati-hati karena bisa jadi mendatangkan Erling Haaland lebih banyak kerugiannya.

Masih Terlalu Muda untuk Main di Liga Inggris

Perlu dicatat bahwa Erling Haaland masihlah sangat muda dengan baru berusia 19 tahun saja. Dengan kata lain, akan sangat beresiko bagi Manchester United untuk merekrut remaja yang bahkan belum genap berusia 20 tahun untuk bermain di Liga Inggris.

Tentu seperti yang kita tahu level kompetisi Liga Inggris sangatlah ketat dan tentu tidak akan mudah untuk ditaklukan oleh remaja 19 tahun. Seorang Anthony Martial saja bahkan perlu waktu untuk tampil stabil bersama Manchester United.

Kualitas Belum Terbukti

Memang benar Erling Haaland adalah salah pencetak gol terbanyak di Liga Champions saat ini, namun itu tidak bisa menjadi alasan kuat bahwa ia akan sukses bersama Manchester United. Pasalnya, selama ini Erling Haaland hanya pernah bermain di Liga Norwegia dan Austria.

Dengan kata lain, kualitas yang dimiliki oleh Erling Haaland masih belum terbukti untuk bermain di Liga Inggris. Lalu untuk 7 gol di Liga Champions, perlu diketahui kalau itu terjadi di fase grup sehingga jika itu knock out belum tentu Haaland bisa mencetak jumlah gol yang sama.

Manchester United Lebih Butuh Sosok Pemimpin Ketimbang Haaland

Manchester United memang saat ini masih kolaps dengan baru mengumpulkan 16 poin dari 12 laga saja di Liga Inggris. Untuk itu besar harapan fans kedatangan Haaland bisa membangkitkan Manchester United.

Namun masalah Manchester United rasanya tidak akan selesai hanya dengan mendatangkan Haaland, mereka lebih membutuhkan sosok pemain yang bisa menjadi pemimpin di lapangan.

Penyerang seperti Mario Mandzukic rasanya akan memberikan dampak lebih signifikan untuk Manchester United ketimbang Haaland.

Artikel Asli