23 Juta Akun Youtube Diretas, Ada Gamers dan Reviewers

VIVA.CO.ID Dipublikasikan 05.24, 24/09/2019 • Siti Sarifah Alia
Diamond Play Button Youtuber Ria Ricis
Diamond Play Button Youtuber Ria Ricis

VIVA – Sebanyak 23 juta akun Youtube yang memilki banyak followers diketahui telah menjadi korban aksi peretasan. Dari jutaan akun tersebut awalnya diketahui berdampak pada akun reviewer otomotif. Namun ternyata lebih banyak lagi. Ada channel Youtube gamers, musik, dan gadget reviewer.

Kebocoran data ini telah diketahui melalui investigasi yang dilakukan oleh laman ZDNet. Salah seorang reporter dari laman tersebut diketahui telah berhasil mengorek informasi dari seorang anggota forum di internet yang memiliki sejarah sukses menjual akses ke banyak akun yang telah diretas.

Dalam wawancara tersebut, sumber itu mengungkap jika channel Youtube yang diretas merupakan korban dari email palsu yang dikirim ke pemilik akun. Dilansir melalui Forbes, Selasa, 24 September 2019, metodologi peretasan ini sangat-sangat usang namun tetap saja berhasil menipu.

“Para peretas mengirimkan email ke pemilik channel Youtube yang ditargetkan sebagai Influencers Youtube. Mereka akan diminta untuk masuk ke dalam halaman Google palsu. Inilah yang dijadikan akses untuk bisa mengambil data-data penting yang dimiliki para influencers itu dan kemudian mengambil alih akun mereka. Dari sini, akun tersebut akan dijual dan diberikan kepada pemilik baru,” ujar reporter ZDNet yang bernama Catalin Cimpanu.

Nantinya, URL channel itu akan berubah sehingga pemilik channel lama akan mengira bahwa Youtube mereka telah dihapus oleh Google.

Yang menarik, beberapa akun yang diretas dan dijual telah menggunakan dua faktor otentikasi (2FA) untuk perlindungan tambahan. Para peretas berhasil mengakali hal ini dengan menggunakan perangkat pembalik proxy seperti paket phishing bernama Modlishka yang cukup popular. Paket perangkat phishing itu bisa mencegah 2FA agar tak mengirimkan otentikasi melalui SMS.

Forbes berhasil mendapatkan konfirmasi dari pihak Youtube Google. Mereka mengaku tidak melihat adanya bukti terkait penyerangan hacker terhadap akun-akun yang ada di Yotuube.

“Kami sangat menjaga keamanan akun pengguna Youtube dengan secara aktif memberikan notifikasi atau peringatan ke user jika ada hal-hal yang mencurigakan terkait akun mereka. Kami mengimbau pemilik akun Youtube untuk menggunakan 2FA sebagai bagian dari keamanan ganda dan pemeriksaan keamanan dari Google. Ini akan meminimalisir potensi akun diretas. Jika ada pengguna yang percaya bahwa akun mereka diretas, silakan menghubungi kami,” kata juru bicara Youtube, dikutip dari Forbes.

Artikel Asli