Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Balita Juga Disuntik Vaksin Covid-19?

Bayi. /Antara-Shutterstock
Pemberian vaksin terhadap anak-anak dinilai penting untuk mempercepat pencapaian herd immunity. Vaksinasi akan menyasar rentang usia balita.

Bisnis.com, JAKARTA - Pemberian vaksin terhadap anak-anak dinilai penting untuk mempercepat pencapaian herd immunity. Nantinya, tahapan vaksinasi akan menyasar rentang usia balita.

Ketua Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Profesor DR Sri Rezeki H. Hadinegoro, Sp.A (K), mengatakan tahapan pemberian vaksin untuk anak-anak dilakukan secara bertahap.

Pasalnya, dengan jumlah vaksin Covid-19 yang terbatas, maka program vaksinasi dilakukan untuk populasi rentan terlebih dahulu. 

Dalam halnya pemberian vaksin terhadap anak, tahap pertama yang dilakukan adalah dengan memberikan vaksin pada remaja dengan rentang usia 12 tahun—17 tahun yang dimulai sejak Agustus tahun lalu.

Sri melanjutkan, setelah vaksin untuk remaja terbukti aman dan efektif, maka vaksinasi dilakukan untuk anak dengan usia 6 tahun—11 tahun yang dimulai sejak Januari 2022.

“Kita evaluasi dulu apa perlu diberikan ke balita, kita lakukan dengan baik dan cermat dan tidak gegabah,” ujarnya dalam diskusi yang digelar pada Sabtu (22/1/2022).

Dia menjelaskan, sejumlah negara telah memberikan vaksin Pfizer dan Moderna pada anak remaja dengan rentang usia 12 tahun—17 tahun.

Pada November tahun lalu, Amerika Serikat telah mulai memberikan vaksin Pfizer untuk anak dengan usia 5 tahun—11 tahun.

Dia menuturkan, China telah melakukan penelitian pemberian vaksin Sinovac-Coronavac untuk anak berumur 3 tahun. Di samping itu, beberapa vaksin Covid-19  tengah diuji untuk anak berumur 6 bulan, namun masih belum memiliki hasil publikasi.

“Jadi kalau kita lihat vaksinasi anak bermanfaat tidak hanya dirinya sendiri tapi orang di sekitarnya,” ungkapnya. 

Artikel Asli