150 Prajurit TNI Terbaik Tiba di Palu untuk Buru Kelompok Mujahidin Timur

Kompas.com Dipublikasikan 15.24, 15/08 • Kontributor Palu, Erna Dwi Lidiawati
Istimewa
150 personel TNI terbaik tiba di Palu, Sabtu (15/8/2020), untuk bergabung dengan pasukan Operasi Tinombala dalam upaya menumpas sisa-sisa kelompok Mujahidin Indonesia Timur.

PALU, KOMPAS.com - Sebanyak 150 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) akhirnya tiba di bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu.

Dengan menggunakan penerbangan komersil milik Lion Air, mereka tiba di Palu, Sabtu (15/8/2020) sekitar pukul 13.51 Wita.

Pasukan TNI Angkatan Darat yang akan bergabung dengan Satgas Tinombala merupakan bagian dari Brigade Infanteri Lintas Udara 18 Trisula Kostrad.

Baca juga: TNI Gabung Satgas Tinombala, Kapolda Sulteng Berharap Terorisme di Poso Berakhir

Komandan Korem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf mengatakan, pasukan terbaik milik TNI AD ini mempunyai kemampuan intel dan tempur.

"Mereka pernah bertugas di Papua, Aceh dan juga Timor-Timur (sekarang Timur Leste)," kata Danrem Farid, melalui pesan WhatsApp, Sabtu (15/8/2020).

Pasukan tempur TNI AD ini dalam waktu dekat akan berangkat ke Poso dan bergabung dengan Satgas Tinombala, untuk turut serta memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur yang saat ini masih bergerilya di peguningan Poso.  

Danrem Farid mengimbau kepada masyarakat jangan terpengaruh dengan kelompok MIT.

"Jangan lagi jadi simpatisan dan kurir MIT," ujar Danrem Farid.

Baca juga: TNI Akan Kembali Dilibatkan dalam Operasi Tinombala

Kapolda Sulteng Irjen Syafril Nursyal mengatakan, jumlah personel TNI yang berada di bawah kendali operasi (BKO) untuk memperkuat Satgas Tinombala dinilai cukup untuk memburu sisa-sisa kelompok MIT.

"Saya optimis," tegas Kapolda.

Penulis: Kontributor Palu, Erna Dwi LidiawatiEditor: Farid Assifa

Artikel Asli