14 Tulisan Kreatif Mahasiswa Saat Ikut Gejayan Memanggil

Keepo.me Diupdate 22.09, 24/09/2019 • Dipublikasikan 22.09, 24/09/2019 • Dea Dezellynda

Poster-poster menggelitik dalam aksi Gejayan Memanggil untuk sindir DPR dan pemerintah

Aksi massa yang dinamai #GejayanMemanggil pada hari Senin (23/9/19) di pertigaan Colombo, Yogyakarta berlangsung dengan damai. Aksi tolak pengesahan RUU KUHP ini diramaikan oleh para mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta. Menariknya dalam aksi tersebut terdapat poster-poster kreatif yang dibuat oleh para aksi massa.

Sentilan satire hingga ungkapan kekesalan kepada DPR dan pemerintah ditumpahkan dalam tulisan-tulisan yang mengundang tawa. Berikut ini berbagai poster-poster yang telah diunggah oleh para netizen di media sosial.

1.Negara tak fasilitasi rindu

www.instagram.com
www.instagram.com

Kebanyakan poster-poster tersebut berisi curahan hati pada anak-anak muda. Salah satunya poster di atas. Demo sekaligus curhat. Siapa yang merasa terwakili?

2.Kaum pacaran merasa terancam

www.instagram.com
www.instagram.com

Salah satu pasal dalam RUU KUHP dinilai kaum pacaran mengancam kebebasan mereka. Untuk itu, mereka sampai rela turun ke jalan untuk menolak RUU KUHP.

Baca juga: 12 Hal Super Kocak yang Dilakukan Karyawan di Tempat Kerja

3.Entah apa…

www.instagram.com
www.instagram.com

Layaknya sebuah lagu yang sedang hits, salah satu aksi massa ini menulis lirik lagu tersebut. Mungkin mereka sudah nggak habis pikir dengan jalan pikir para anggota DPR, ya.

4.Resah dengan RUU KUHP

www.instagram.com
www.instagram.com

Melihat kembali RUU KUHP yang disahkan, memang banyak pasal-pasal yang dinilai ganjil dan mengekang kebebasan masyarakat. Untuk itu kalimat "resah" memang pas sekali untuk menggambarkan situasi masyarakat saat ini.

5.Nyelekit tapi menggelitik

www.instagram.com
www.instagram.com

"Sebenarnya mager sekali, tapi mau bagaimana lagi? DPR-nya bodoh"

DPR memang dinilai sudah keterlaluan banget. Sampai-sampai kaum mager pun rela turun ke jalan untuk menolak RUU KUHP.

Baca juga: Berbagai Keapesan Ini Bisa Bikin Kalian Ngakak Sekaligus Prihatin

6.Terlalu sadis caramu

www.instagram.com
www.instagram.com

Lagu Afgan pun dibawa-bawa karena kehilangan kata-kata untuk menggambarkan jalan pikir anggota DPR. Terlalu sadis caramu!

7.Rakyat menderita, DPR tertawa

www.instagram.com
www.instagram.com

Sangat menggambarkan kondisi bangsa Indonesia saat ini. Rakyat menderita namun wakil rakyat malah tertawa. Sungguh ironis.

8.Anak ngapak bersuara

www.instagram.com
www.instagram.com

"Sebenarnya aku males kayak gini, tapi DPR-nya bodoh. Mau bagaimana lagi?"

Lagi-lagi kaum mager rela turun ke jalan. Luar biasa banget nih DPR bisa bikin mereka gerak.

Baca juga: Terlalu Polos, Anak-anak ini Malah Kasih Jawaban ini Saat Ujian, Isinya Ngakak Abis!

9.Jadi warung pecel

www.instagram.com
www.instagram.com

Saking emosinya, ingin jadikan gedung DPR jadi warung pecel. Tapi kenapa harus warung pecel ya? Nggak ada warung lain kayak angkringan gitu? Hehehe.

10.Sambil menyelam minum air

www.instagram.com
www.instagram.com

Walau sedang ikut aksi, tapi promosi harus tetep jalan demi mencari cuan (red: untung). Siapa tahu di antara para aksi massa ada yang butuh jasa bikin skripsi. Tapi mending kerjain skripsi sendiri dong, ya.

11.Belum move-on nih

www.instagram.com
www.instagram.com

"Jangan matikan keadilan, matikan saja mantanku"

Hmm, kelihatannya belum move-on nih abang satu ini. Sabar ya mas.

Baca juga: 14 Pemandangan Kocak Saat Orang Lagi Belanja Ini Bikin Ngakak

12.Ketampananku tak terlihat

www.instagram.com
www.instagram.com

Masalah kabut asap akhir-akhir ini juga belum bisa diatasi. Selain mengganggu pernapasan, ternyata juga mengganggu ketampanan mas-mas satu ini. Duh, semoga cepet bersih lagi deh udaranya.

13.Padamkan saja api cintaku

www.instagram.com
www.instagram.com

Masalah KPK juga turut dibawa dalam aksi #GejayanMemanggil. Curhatan orang ini ada benarnya juga, ya. Jangan matikan KPK!

14.Lagu Didi Kempot turut hadir

www.instagram.com
www.instagram.com

Sobat ambyarfans Didi Kempot tampak ikut meramaikan aksi #GejayanMemanggil. Salah satu lirik penyanyi campursari itu pun turut serta ditulis dalam sebuah poster.

Kebijakan-kebijakan DPR seringkali menjadi kontroversi, salah satunya pasal-pasal dalam RUU KUHP yang dinilai mematikan demokrasi dan keadilan. Semoga dengan sindiran-sindiran menggelitik yang disampaikan para mahasiswa ini, bisa membuat DPR dan pemerintah sadar bahwa pengesahan RUU KUHP butuh peninjauan kembali.

Artikel Asli