13 Unit Harley-Davidson 'Bodong' Dilelang Bea Cukai Jabar

Otosia.com Dipublikasikan 08.15, 11/12/2019

Otosia.com -

Sebanyak 22 unit Harley-Davidson ditetapkan sebagai barang milik negara (BMN). Sebelumnya, motor gede (moge) tersebut diamankan oleh Polda Jawa Barat (Jabar). Beberapa di antaranya telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi dan Polda oleh Bea Cukai Jabar.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jabar, Saipullah Nasution mengatakan puluhan unit motor besar ini adalah eks penindakan di bidang kepabeanan dan cukai yang berhasil diselesaikan penanganan perkaranya.

Mengutip dari Merdeka.com, 13 unit motor besar diputuskan dilelang dengan total Rp1,6 miliar untuk kas negara. Sisanya, diputuskan bahwa status penggunaannya pada Polda Jabar dan Kejaksaan Tinggi Jabar.

"Ada yang sudah dilelang bulan September lalu. Kemudian, tujuh unit diserahkan Polda Jabar, dua unit ke Kejaksaan Tinggi (Kejati Jabar) untuk (dimanfaatkan kendaraan) Patwal," katanya di Kantor Wilayah Bea Cukai Jabar, Jalan Surapati, Kota Bandung, Rabu (11/12).

 (kpl/crn)

Ia mengatakan, penindakan dan penanganan perkara motor besar illegal tersebut merupakan kerjasama antara Kanwil DJBC Jawa Barat dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat atas peredaran kendaraan illegal di wilayah Jawa Barat.

Di tempat yang sama, Dirkrimsus Polda Jabar, Kombes Iksantyo Bagus Pramono mengatakan puluhan unit itu didapatkan dari razia kendaraan pada tahun lalu. Dalam kasus itu tidak ada tersangka yang ditetapkan.

"Ketika ditilang, si pemilik tidak ada surat kendaraan atau bodong. Masuk ke Indonesia tidak ada bea cukai," ujarnya.

"Mereka bilangnya beli dari e-bay. Masuk (ke Indonesia berbentuk) spareparts, dibuat di sini (di Indonesia), iya Harley," ucap dia sambil berlalu.

Sumber: Merdeka.com

 Harley-Davidson ilegal (Merdeka.com)
Harley-Davidson ilegal (Merdeka.com)
Artikel Asli