10 Transfer Termahal di Premier League: Hobi Belanja ala Sultan Manchester United dan Manchester City

Bola.com Diupdate 04.10, 14/08 • Dipublikasikan 04.10, 14/08 • Ario Yosia
Premier League - Duet Premier League 2019-2020
Premier League - Duet Premier League 2019-2020 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Semenjak era baru Liga Inggris bergulir dengan label baru Premier League pada tahun 1992, bintang-bintang top dunia hilir mudik merasakan atmosfer kompetisi.

Manchester United, Liverpool dan Arsenal selalu bersaing di papan atas klasemen sejak era Premier League dimulai. Takeover Chelsea oleh Roman Abramovich pada tahun 2000-an membuat The Blues menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan.

Manchester City yang ditopang pendanaan berimpah pengusaha Jajirah Arab jadi pemain baru yang mendominasi papan atas Liga Inggris era kekinian.

City ikut mengubah peradaban transfer. Makin banyak pemain luar Inggris didatangkan. Mayoritas di antaranya dengan mahar setinggi langit. Klub-klub elite Inggris mendadak doyan belanja pemain bintang, demi melanggengkan posisi di jajaran papan atas.

Tengok saja di bursa transfer musim panas ini. Rumor kepindahan Jadon Sancho ke Manchester United menghiasi pemberitaan media beberapa pekan terakhir. Setan Merah siap memecahkan rekor transfer demi bisa meminang sang wonderkid dari Dortmund. Biaya transfernya diyakini berada di kisaran 108 juta poundsterling.

Klub-klub pesaing diyakini tidak akan tinggal diam. Manchester City dan Chelsea mulai terlihat geragas di bursa transfer.

Berikut ini Bola.com menyajikan 10 besar transfer termahal dalam sejarah Premier League:

 

 

Nicolas Pepe (72 Juta Poundsterling)

Penyerang Arsenal, Nicolas Pepe berebut bola dengan bek Manchester City, Aymeric Laporte pada pertandingan semifinal Piala FA di Wembley di London, Inggris, Sabtu, (18/7/2020). Arsenal menang 2-0 atas City. (AP Photo/Matt Childs,Pool)

Arsenal merogoh kocek dalam-dalam untuk menggaet Nicolas Pepe dari Lille musim panas lalu. Biaya Transfernya menembus angka 72 juta poundsterling

Sayangnya, pemain sayap Pantai Gading tampil kurang oke buat Arsenal. Dia baru menunjukkan sedikit potensinya di The Gunners. Belakangan, di bawah asuhan Mikel Arteta ia mulai unjuk kualiyas.

Seorang penggiring bola yang berbakat dengan kecepatan yang menghancurkan, Pepe juga memiliki kaki kiri yang kuat. Ia dimainkan di posisi sayap kanan dalam sistem 3-4-3 Arteta.

Arsenal dikaitkan dengan rekan senegaranya Wilfried Zaha musim panas lalu tetapi memilih Pepe sebagai gantinya, karena ia dipandang sebagai wonderkid potensial.

Investasi besar klub London Utara itu di Pantai Gading belum memberikan hasil, tetapi pelan namun pasti Pepe mulai menunjukkan bisa cukup berguna bagi sistem permainan yang dikembangkan manajernya. Musim depan akan jadi momen pembuktian kualitasnya.

Virgil van Dijk (75 Juta Poundsterling)

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, berusaha melewati bek Liverpool, Virgil Van Dijk, pada laga lanjutan Premier League pekan ke-32 di Stadion Etihad, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. Manchester City menang 4-0 atas Liverpool. (AFP/Dave Thompson/pool)

Dipuji sebagai salah satu rekrutan paling transformatif dalam sejarah Liga Premier baru-baru ini, Virgil van Dijk telah mengangkat Liverpool ke level baru sejak kedatangannya dengan biaya rekor dunia sebesar 75 juta poudsterling.

Bek tengah asal Belanda itu dipandang sebagai jawaban atas kerapuhan pertahanan The Reds, yang seringkali membuat produktivitas lini depan mereka jadi tak berguna.

Van Dijk dianggap sebagai sebagai bek terbaik di dunia saat in. Ia merupakan anggota yang sangat diperlukan dari tim Liverpool yang bertabur bintang ini.

Pemain berusia 29 tahun itu telah memenangkan Liga Champions dan Premier League dalam karier singkatnya di Liverpool.

Selain jagoan di pertahanan, Van Dijk juga juga kerap mencetak beberapa gol penting untuk The Reds. Mantan pemain Southampton itu siap untuk turun sebagai pemain hebat Premier League dan telah membuktikan kepercayaan Jurgen Klopp padanya dengan cara yang menakjubkan.

Romelu Lukaku (75 Juta Poundsterling)

Striker Manchester United, Romelu Lukaku, berebut bola dengan bek Tottenham, Toby Alderweireld, pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (28/10/2017). MU menang 1-0 atas Tottenham. (AP/Martin Rickett)

Romelu Lukaku berada di tengah puasara saga transfer antara Manchester United dan Chelsea pada 2017. Akhirnya, Setan Merah memenangkan perlombaan untuk mendapatkan tanda tangannya, karena mereka menyetujui biaya mahal 75 juta poundsterling dengan Everton.

Lukaku segera bangkit dan mencetak gol secara teratur untuk klub barunya, saat Manchester United memastikan finis kedua di musim Liga Premier 2017-18 di bawah Jose Mourinho. Namun, semuanya berubah musim selanjutnya.

Manchester United memulai musim berikutnya dengan buruk dan Lukaku mendapati dirinya kerap duduk di bangku cadangan sebelum Mourinho dipecat pada Desember 2018. Sejak Ole Gunnar Solskjaer mengambil alih kendali di Old Trafford, jelas bahwa mantan striker asal Belgia itu bukanlah tipe yang striker yang dia cari.

Pada musim panas 2019, Lukaku dijual ke Inter Milan dengan harga yang hampir sama dengan yang dibayarkan Manchester United untuknya. Pemain berusia 27 tahun itu telah mencetak banyak gol di Serie A dan menjadi pemain kunci untuk Antonio Conte.

Harry Maguire (80 Juta Poundsterling)

Bek Manchester United, Harry Maguire, tampak kecewa usai ditaklukkan Burnley pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Kamis (23/1/2020). Manchester United takluk 0-2 dari Burnley. (AFP/Paul Ellis)

Mungkin nama paling mengejutkan dalam daftar adalah Harry Maguire. Sang stoper bergabung dengan Manchester United dengan bayaran fantastis 80 juta pundsterling dari Leicester City musim panas lalu.

Biaya transfer yang dinilai ketinggian, karena profile pemain tak menunjukkan kalau ia merupakan pemain yang pantas dibayar setinggi itu.

Orang-orang yang meragukan Maguire tidak sepenuhnya salah, karena bek tengah yang tinggi itu mengalami musim pertama yang penuh gejolak di Old Trafford. Meskipun ia dengan cepat menjadi anggota penting skuad dan juga diangkat sebagai kapten klub, penampilannya di lapangan sebagian besar tidak konsisten.

Namun, mantan bek Leicester itu menjadi starter di setiap pertandingan Premier League untuk Setan Merah dan cukup membantu menopang lini belakang klub yang ia bela.

Bersama rekan senegaranya Aaron Wan-Bissaka, Maguire telah menambahkan kualitas dan keandalan ke barisan belakang United dan akan berusaha membangun citra di musim pertamanya.

Paul Pogba (89 Juta Poundsterling)

Pemain Manchester United, Paul Pogba, berebut bola dengan pemain West Ham United, Declan Rice, pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Rabu (22/7/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Clive Brunskill/Pool via AP)

Kepindahan Paul Pogba senilai 89 juta poundsterling ke Manchester United pada musim panas 2016 menjadi pembelian termahal dalam sejarah Premier League hingga saat ini. Gelandang asal Prancis itu kembali ke Old Trafford setelah tampil memesona di Juventus.

Saat remaja, ia jadi murid binaan Akademi Manchester United. Namun, tersingkir karena dinilai tak bisa berkembang. Kembalinya Pogba ke Old Trafford sebagai sebuah pembuktian.

Sayang, angan-angan tinggal angan-angan. Dibayar mahal, Paul Pogba menyajikan penampilan yang tak stabil tiga musim terakhir. 

Dipuji sebagai salah satu pemain paling berbakat di generasinya, pemain Prancis itu tetap menjadi sosok sentral di Old Trafford meski dikaitkan dengan kepindahan ke klub lain. Sejauh ini, Pogba telah gagal membuktikan label harganya yang tinggi sebanding dengan kualitas di lapangan.

Kontraknya tersisa semusim lagi di Tim Setan Merah. Manchester United yakin bisa mengikat pemain bintang mereka ke kontrak baru, karena mereka ingin membangun tim di sekitar gelandang lincah itu. Sekalipun pemain berusia 27 tahun itu belum tampil secara konsisten di Premier League, faktanya ia merupakan rekrutan besar United. Pengeluaran besar tentu tak boleh disia-siakan.

 

Pemain Termahal Lainnya:

Kevin De Bruyne memiliki semua kualitas yang dibutuhkan sebagai gelandang hebat di Premier League. Pemain berusia 29 tahun ini mencetak 13 gol dan 20 assist untuk Manchester City di kompetisi Premier League musim 2019/2020. (AFP/Oli Scarff)

10. Riyad Mahrez (60 Juta Poundsterling)

9. Rodri (63 Juta Poundsterling)

8. Kevin De Bryune (67 Juta Poundsterling)

7. Angel di Maria (67 Juta poundsterling)

6. Kepa Arrizabalaga (72 Juta Poundsterling)

Semenjak datang ke Manchester City, Pep Guardiola dikenal sebagai sosok manajer yang doyan menghambur-hamburkan uang. Di setiap musim ia selalu merombak tim. Dua gelar juara Premier League mampu disajikan nakhoda asal Spanyol, tapi dengan harga yang mahal tentunya.

Sumber: Sportskeeda

Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.

Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.

 

Video

Artikel Asli