Teror DBD di Sikka, Penderita Mencapai 600 Orang Lebih

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
2 Ditonton

NUSA TENGGARA TIMUR, KOMPAS.TV – Wabah Demam Berdarah Dengge, DBD, saat ini terjadi Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. 

Lonjakan jumlah warga yang terkena DBD, membuat sejumlah rumah sakit kewalahan, menangani para pasien.

Penuh sesak oleh pasien, itulah yang kini terjadi di ruang UGD Rumah Sakit TC Hillers Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Dokter dan perawat harus menangani puluhan pasien demam berdarah.

Kurangnya fasilitas, membuat para pasien harus berbagi tempat tidur, bahkan ada yang dirawat di lorong rumah sakit.

Langkah taktis harus dilakukan para dokter, agar para pasien segera tertangani.

Membeludaknya pasien demam berdarah, juga terlihat  di Rumah Sakit Santo Gabriel, Kewapante, di Timur Kota Maumere.

Para pasien, banyak dirawat di tempat tidur darurat. Sebab rumah sakit terbatas ruangannya.

Hingga jumat malam, pasien DBD di Kabupaten Sikka mencapai 768 orang, di mana 6 di antaranya meninggal dunia.

Lonjakan pasien DBD di Kabupaten Sikka mulai terjadi sejak awal tahun 2020. DBD menyebar di hampir 21 kecamatan di kabupaten ini.

Kondisi yang membuat pemerintah kabupaten sikka menetapkan status kejadian luar biasa, dbd.

Pasien demam berdarah di Kabupaten Sikka - Nusa Tenggara Timur, terus meningkat.

Hal ini membuat RSUD TC Hillers Maumere, terpaksa merawat dua pasien di atas satu tempat tidur, akibat jumlah tempat tidur yang tidak mencukupi.

Ruang UGD Rumah Sakit TC Hillers Maumere disesaki oleh pasien demam berdarah hingga Jumat malam.

Tidak hanya berbagi tempat tidur, pasien bahkan ada yang dirawat di lorong UGD.

Langkah taktis ini terpaksa dilakukan oleh manajemen Rumah Sakit, agar pasien dapat ditangani secara cepat.

Jumlah pasien DBD di Kabupaten Sikka terus meningkat, sementara ruang rawat, dan tempat tidur jumlahnya terbatas.

Hingga jumat malam, pasien dbd mencapai 768 orang, 6 diantaranya meninggal dunia.
 

Komentar (0)