Tahun Ajaran Baru Dimulai Juli Dengan Situasi Pandemi

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
1 Ditonton

KOMPAS.TV - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan tahun ajaran baru sekolah dasar dan menengah tetap dimulai Juli mendatang.

Plt Dirjen Paud Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad menegaskan, pendaftaran peserta didik tahun ajaran 2020-2021 akan dimulai 15 Juni hingga 9 Juli secara daring.

"Bedanya tanggal dimulainya tahun pelajaran baru itu berbeda dengan tanggal dimulainya KBM tatap muka, tolong itu dibedakan, ini kadang-kadang rancu ya bahwa tahun pelajaran baru itu otomatis juga pembukaan sekolah untuk tatap muka," ucapnya.

Kemendikbud masih akan memberlakukan proses belajar jarak jauh untuk daerah zona merah dan kuning Covid-19.

Sementara untuk daerah yang berstatus zona hijau, proses belajar tatap muka akan ditentukan dari hasil koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan pemerintah daerah setempat.

Sebelum keluar keputusan dimulainya tahun ajaran baru untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pada 13 Juli 2020, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah mengeluarkan anjuran agar selama pandemi kegiatan anak usia dini dilakukan di rumah dan kegiatan pembelajaran bagi anak usia sekolah dan remaja dilaksanakan melalui pembelajaran jarak jauh.

Dalam data yang dihimpun hingga 18 Mei 2020, IDAI menemukan ada 584 kasus anak yang positif Covid-19 dan 14 anak yang positif meninggal dunia.

Sementara juga ada 3.324 anak berstatus PDP dan 129 diantaranya meninggal dunia.

Data ini menunjukkan kelompok usia anak juga rentan terhadap penyakit Covid-19 dengan akibat serius yang bisa menimbulkan korban jiwa.

Dari perbandingan kasus positif berdasarkan kelompok usia, anak dalam rentang usia 0-17 tahun memang terbilang kecil dibanding kelompok usia produktif maupun usia tua.

Dari total kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.496 jiwa pada 28 Mei 2020, kasus meninggal akibat Covid-19 pada anak mencapai 0,8 persen untuk balita, dan 0,6 persen untuk  anak usia 6-17 tahun.

Dimulainya tahun ajaran baru utuk sekolah dasar dan menengah pada saat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya terkendali, perlu dikaji dengan sangat hati-hati.

Keselamatan anak wajib diutamakan, termasuk membuka opsi pembelajaran tetap digelar secara jarak jauh.

Kegiatan persekolahan perlu dilindungi agar justru tidak menjadi klaster baru sebaran virus corona.

Komentar (0)