Selain Corona, Ini Deretan Wabah yang Pernah Menyerang Manusia

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
22 Ditonton

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebelum virus corona baru (covid-19) mewabah, dunia pernah berkali-kali diserang penyakit mematikan. Bahkan, tingkat kematian maupun jumlah kematiannya sangat tinggi. 

Berikut deretan wabah mematikan yang pernah menyerang manusia di dunia:

1. Flu Burung (H5N1)

Flu burung adalah penyakit influenza yang ditularkan melalui unggas. Kasus pertama dari wabah penyakit ini ditemukan pada tahun 1997 di Hong Kong. World Health Organization (WHO) mencatat, jumlah infeksi akibat Flu Burung adalah 861 orang, dan menyebabkan kematian pada 455 orang hingga tahun 2019. Meski jumlah kematian tidak terlalu banyak, tetapi risiko kematian akibat flu burung sangat tinggi yakni mencapai 60%.

2. Campak

Penyakit campak pernah menjadi wabah di dunia. Di tahun 1963, campak mengakibatkan 2,6 juta orang meninggal dunia per tahunnya. Namun setelah adanya program vaksinasi, kematian akibat campak bisa dikendalikan. Anak-anak yang tidak mendapatkan vaksinasi merupakan kelompok paling rentan terinfeksi campak. Penyakit ini disebabkan oleh virus dalam keluarga paramyxovirus yang biasanya ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita atau lewat udara.

3. Flu Spanyol (Flu 1918)

Flu Spanyol adalah pandemi influenza yang mulai menyebar di Amerika Serikat, muncul di Afrika Barat dan Prancis, lalu menyebar hampir ke seluruh dunia pada tahun 1918. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Influenza Tipe A subtipe H1N1. Diperkirakan lebih dari sepertiga populasi dunia terinfeksi saat itu, dan menyebabkan 50 juta kematian di seluruh dunia. Flu Spanyol disebut juga sebagai "The Mother of All Pandemics."

4. The Black Death (PES)

The Black Death atau Maut Hitam adalah salah satu wabah terburuk sepanjang sejarah manusia. Pasalnya, wabah yang menyerang Eropa pada abad ke-14 hingga ke-19 itu membunuh puluhan juta orang. Pasalnya, wabah yang menyerang Eropa pada abad ke-14 hingga ke-19 itu membunuh puluhan juta orang. 

(Sumber: Tim Riset KompasTV)

Komentar (0)