Menteri BUMN Erick Thohir Akan Lebur Bisnis Sampingan BUMN, seperti Hotel

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
2 Ditonton

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan melebur bisnis  sampingan BUMN. Hal itu dampak dari temuan banyaknya BUMN yang punya anak dan cucu usaha yang berbeda dari bisnis inti. Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mencontohkan bahwa saat ini ada 85 hotel yang dimiliki BUMN. Namun, hotel tersebut bukan bagian dari BUMN perhotelan atau PT Hotel Indonesia Natour (Persero) (Inna Hotel Group).

Nantinya, bisnis-bisnis di luar bisnis inti perusahaan pelat merah bakal dilebur sehingga perusahaan yang bersangkutan bisa kembali menjalankan bisnis sesuai dengan inti bisnis yang mereka miliki. 

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku bingung usai tahu kebanyakan perusahaan pelat merah punya bisnis hotel. Padahal, bisnis inti dari perusahaan BUMN bukan di bidang perhotelan. Erick mencontohkan seperti yang terjadi di PT PANN. Menurut Erick, PT PANN adalah perusahaan pembiayaan untuk kapal, tapi PT PANN memiliki anak usaha di bidang perhotelan.

“Contoh konkret yang tadi, mohon maaf saya juga baru kenal dengan direksi (PT PANN) tadi, mengenai perusahaan leasing kapal, bagaimana perusahaan leasing kapal ini bisa hidup kalau sejarahnya ada leasing pesawat terbang, apalagi mohon maaf tiba-tiba ada bisnis hotel," kata Erick.

Erick mengaku akan memperbaiki lini bisnis perusahaan-perusahaan pelat merah ini sehingga mereka akan berfokus pada core bisnisnya masing-masing.

#ErickThohir #BUMN #MenteriBUMN

Komentar (0)