Mahfud MD: Relaksasi PSBB Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menko Polhukam, Mahfud MD menyatakan akan ada relaksasi PSBB agar kegiatan ekonomi masyarakat di masa pendemi corona tetap berjalan.

Menko Polhukam, Mahfud MD dalam keterangannya menyatakan, relaksasi PSBB diadakan karena penerapan PSBB di masing-masing wilayah tidak sama.

Selain itu, Mahfud juga menyatakan, terkait bantuan sosial, pemerintah mengutamakan bansos harus cepat diberikan kepada warga yang membutuhkan.

Sebelumnya, Menteri Sosial Jualiari Batubara memastikan program perlindungan sosial dan stimulus ekonomi untuk jarring pengamanan sosial yang ada di bawah kemensos akan siap menghadapi covid-19 di Indonesia dan segera bisa di salurkan.

Mensos Juliari Batubara menjelaskan bahwa seusai dengan apa yang sudah diumumkan oleh Presiden RI Joko Widodo mengenai paket stimulus 405 Trilliun Rupiah yang akan diluncurkan oleh pemerintah dalam menghadapi wabah virus corona.

Dari paket stimulus tersebut, aka nada paket-paket bantuan sosial reguler seperti sembako dan juga keluarga harapan (PKH). Untuk PKH, Kemensos normalnya akan mencairkan dalam 3 bulan.

Jadi, dalam setahun ada 4 kali pencairan. Namun, karena kondisi istimewa, maka pencairan PKH akan dilakukan setiap bulan.

Tujuan penyaluran bantuan sosial ini adalah mengurangi beban pengeluaran keluarga. Untuk program sembako tetap akan didistibusikan pencairannya setiap bulan.

Angkanya mungkin tidak cukup. Namun, pemerintah akan meluncurkan program-program bantuan lain. 

Komentar (0)