Kronologi Satu Keluarga Tewas Karena Dinding Ambruk di Bogor

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
13 Ditonton

BOGOR, KOMPAS.TV - Satu keluarga meninggal akibat dinding rumah ambruk di Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Korban adalah suami istri dan dua anak, yang saat kejadian sedang tertidur.

Warga di Kampung Cibolang, Ciawi mengantarkan jenazah keluarga Basri Abdul Latif, untuk didoakan di masjid.

Kepergian keluarga Basri, menjadi duka bagi warga di Kampung Cibolang.

Karena saat dinding rumah korban ambruk, banyak warga yang tidak mengetahui kondisi korban pada Kamis pagi.

Basri dan keluarga sempat dibawa ke rumah sakit, untuk dilakukan visum.

Baca Juga: Dinding Rumah Ambruk, Satu Keluarga Tewas di Bogor

Setelah didoakan, jenazah korban langsung dimakamkan di kampung Cibolang.

Satu jenazah, yakni istri Basri, di Desa Teluk Pinang.

Keluarga korban menyebut, saat dinding rumah ambruk, tengah turun hujan deras.

Kerabat juga masih sempat berbincang dengan anak korban hingga jelang tengah malam. Namun, peristiwa itu akhirnya terjadi sekitar pukul 3 pada Kamis dini hari.

Duka mendalam tak hanya dirasakan keluarga besar Basri Abdul Latif dan istrinya, tetapi juga tetangga sekitar rumah korban di Kampung Cibolang, Ciawi, Bogor, Jawa Barat.
Warga baru mengetahui pada pagi hari, saat melihat dinding rumah korban ambruk.

Basri Abdul Latif, bersama istri dan dua orang anaknya yang masih berusia 6 dan 5 tahun, ditemukan meninggal di dalam kamar.

Dari informasi yang dikumpulkan BPBD dan Pemerintah setempat, ambruknya dinding rumah korban diperkirakan terjadi pada Kamis dini hari, sekitar pukul tiga.

Saat itu, satu keluarga ini sedang tertidur.

Wilayah rumah korban saat kejadian sedang diguyur hujan deras. Yang diduga memicu ambruknya dinding rumah korban. Dinding kamar jebol dan menimbun empat korban.

Warga bersama-sama mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Ciawi.

Warga bersama polisi juga membantu membersihkan rumah korban.
Usai menjalani visum di rumah sakit, empat jenazah korban disemayamkan di rumah duka.

Warga berdatangan mengantarkan jenazah abdul latif, istri dan kedua anaknya, menuju tempat peristirahatan terakhir.

Komentar (0)