Kerajaan Fiktif, Sejauh Mana Imbas Terhadap Masyarakat?

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Setelah Keraton Agung Sejagat, masyarakat kembali dihebohkan dengan kemunculan ''Sunda Empire'' atau menamakan dirinya dengan Kekaisaran Sunda. 

Sempat dipimpin oleh orang yang sama, Toto Santoso, yang sekarang menjadi Raja di Keraton Agung Sejagat. 

Tak tanggung-tanggung, kerajaan fiktif ini ternyata memiliki ratusan pengikut. 

Tergolong penipuan kah, atau ada lagi modus lain? 

Kita akan membahasnya bersama psikolog forensik, Reza Indragiri. 

Dan juga akan bergabung bersama kami, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Erlangga, juga ada budayawan Sunda, Dedi Mulyadi.  

Menurut Dedi Mulyadi, orang yang terobsesi terhadap masa lalu itu biasanya tidak memahami sejarah secara utuh namun lebih di dasarkan dengan sebuah euphoria. 

Diantaranya, keinginan untuk menggunakan seragam, para pencari harta karun yang terobsesi untuk kaya dengan cara cepat. 

Tidak hanya di Jawa Barat, tapi hampir di berbagai tempat banyak orang yang memiliki obsesi ini.

Secara umum, masyarakat kita banyak yang tertipu dengan hal-hal seperti ini.

Bagaimana cara kita mencegahnya?

Komentar (0)