Inilah Sejumlah Kepala Daerah yang Sumbang Gaji untuk Bantu Pasien Virus Corona

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
2 Ditonton

KOMPAS.TV - Sejumlah kepala daerah di Indonesia memutuskan untuk memotong gaji mereka.

Tujuannya untuk membantu penanggulangan wabah Covid-19 atau virus corona yang terjadi.

Berikut sejumlah kepala daerah yang memutuskan untuk memotong gaji mereka.

1. Gubernur Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memutuskan untuk momotong gaji seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar selama 4 bulan.

Bukan hanya gaji ASN, gaji gubernur dan wakil gubernur juga akan dipotong.

Hal itu, menurut Ridwan, untuk membantu penanggulangan wabah virus corona atau Covid-19 di Jawa Barat.

Namun demikian, Emil menyebut besaran pemotongan itu akan disesuaikan secara proporsional, adil dan disesuaikan dengan kemampuan finansial para pegawai.

2. Bupati dan Wakil Bupati Jombang

Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Mundjidah Wahab-Sumrambah, menyerahkan gaji mereka untuk membantu menangani dampak pandemi Covid-19.

Menurut Mundjidah, gaji yang diserahkan untuk penanganan dampak merebaknya virus corona adalah gaji pokok sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Mengutip dari Kompas.com, keduanya akan menyerahkan gaji mereka selama enam bulan.

3. Wali Kota Bontang

Wali Kota Bontang, Kalimantan Timur, Neni Moerniaeni akan mendonasikan gajinya selama enam bulan untuk warga yang tidak bisa bekerja karena wabah Covid-19.

Alasan Neni, dirinya setiap hari menerima pesan singkat dari masyarakat yang mengeluh tidak bisa jualan setelah pemerintah melarang adanya keramaian.

4. Wali Kota Kendari

Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, H Sulkarnain K, turut menyumbangkan gajinya selama 6 bulan.

Hal itu bertujuan untuk mendukung upaya membantu masyarakat yang sedang dalam kondisi kesulitan di tengah melemahnya ekonomi akibat wabah corona atau Covid-19.

Sulkarnain mengatakan, gaji yang disumbangkan tersebut dari Januari hingga Juni 2020.

#Corona #Covid19 #RidwanKamil

Komentar (0)