Ini Bedanya Rapid Test dan PCR Untuk Pemeriksaan Virus Corona

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
6 Ditonton

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia tengah berupaya untuk melakukan tes virus corona atau Covid-19 lebih luas lagi. Metode pemeriksaan yang digunakan saat ini adalah rapid test dan PCR (Polymerase Chain Reaction) atau tes swab.

Rapid test adalah tes cepat dengan menggunakan darah. Hampir sama dengan test pack kehamilan, rapid test memungkinkan seseorang mendapatkan hasilnya dalam waktu yang cepat.

Rapid test dilakukan hanya dengan mengambil sedikit sampel darah kemudian diteteskan ke alat tes. Namun pemeriksaan ini hanya untuk screening awal karena terkadang hasil rapid test bisa berbeda dengan kondisi sebenarnya jika infeksi virus di dalam tubuh masih sangat awal.

Pasien yang dinyatakan positif dengan menggunakan rapid test, harus melanjutkan pemeriksaan PCR untuk memastikan. Sedangkan untuk pasien yang negatif namun masih menunjukkan gejala sakit, idealnya mengulang rapid test 7-10 hari kemudian.

Tes PCR dilakukan dengan pengambilan spesimen lendir menggunakan swab di hidung dan tenggorokan. Pemeriksaan menggunakan PCR adalah metode yang paling akurat dalam mendeteksi virus SARS-COV2.

Namun, metode pemeriksaan ini lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lebih lama. Pemeriksaan sampel pun hanya bisa dilakukan di laboratorium dengan kelengkapan khusus. Saat ini, baru ada 48 laboratorium dengan fasilitas tersebut di Indonesia, sehingga kapasitas pemeriksaannya pun tidak terlalu besar. Akibatnya, butuh waktu beberapa hari hingga hasil tes bisa keluar.

Komentar (0)