FULL! BASUKI : Pemerintah Kucurkan Rp 6 Triliun Untuk Banjir

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
7 Ditonton

JAKARTA, KOMPASTV - Usai Menghadiri RDP Komisi V DPR RI yang akhirnya ditunda karena ketidakhadiran 3 gubernur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memaparkan konsep penanganan banjir.

Menurutnya penanganan banjir di Jakarta tak semata-mata hanya dibebankan pada gubernur.

Dirinya sebagai Menteri PUPR merasa turut andil dalam mendetailkan masalah banjir, termasuk persoalan sungai.

Basuki menilai persoalan banjir bukan karena batasan administrasi, melainkan pekerjaan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga: DPR Tunda Rapat Penangaan Banjir sampai Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Wahidin Halim Hadir

Maka dari itu dari pemerintah pusat kini tengah mentenderkan pompa di kali Sentiong, yang masuk dalam ranah APBN.

“Kami sekarang mentenderkan masang pompa di kali sentiong, itu APBN. Ini jakarta ibu kota negara, jangan dipecah2 kewenangan, saya gak suka. Jadi tanggung jawab kalau ada banjir di jakarta.” Ujar Basuki saat diwawancara usai rapat dengar pendapat di DPR RI.

Lebih lanjut ia juga memaparkan bahwa kondisi banjir sudah terjadi di banyak tempat, tidak hanya di Jakarta.

“Dimana-mana banjir, seperti Sampang, Pasuruan, Langkat juga banjir, artinya sudah terjadi kerusakan lingkungan. Pak presiden bentuk yayasan vetiver untuk menanam vetiver menahan longsoran, seperti di Sukajaya di waduk Wonogiri, ditanam penghijauan.”kata Basuki

Untuk itu pemerintah pun telah mengucurkan dana sekitar Rp 6 triliun untuk penanganan banjir di seluruh wilayah.

Kemudian terkait banjir Jakarta, Basuki pastikan hingga kini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus berkoordinasi dengan pihaknya terkait banjir.

Baca Juga: Mangkir Rapat Bahas Banjir, ke Mana Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Wahidin?

Ia menepis adanya kerenggangan komunikasi antara pemprov dengan pemerintah pusat terkait penanganan banjir ini.

Komentar (0)