Dengan Suara Bergetar, Anies: 283 Jangan Hanya Dianggap Angka Statistik!

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
14 Ditonton

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan data dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta yang mencatat 283 jasad dimakamkan sesuai protokol pemulasaran atau pemakaman untuk korban wabah corona.

Jasad dikebumikan kurang dari 4 jam selepas wafat, dibungkus plastik, menggunakan peti, dan petugas pemakamannya mengenakan alat pelindung diri (APD).

Meski tertutup masker, suara Anies terdengar gemetar seperti menahan tangis saat menyampaikan kondisi terkini penularan corona di Jakarta.

"Saya benar-benar meminta kepada seluruh masyarakat Jakarta, jangan pandang angka ini sebagai angka statistik, 283 itu bukan angka statistik," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Senin (30/3/2020).

"Itu adalah warga kita yang bulan lalu sehat, yang bulan lalu bisa berkegiatan. Mereka punya anak, mereka punya istri, punya saudara," sambungnya.

Di Jakarta sendiri, per Senin (30/03/2020) terdapat 720 kasus positif corona, 48 orang sembuh, 76 orang meninggal, 445 masih dirawat, 151 isolasi mandiri dan 599 lainnya menunggu hasil laboratorium.

Dari 720 kasus positif corona, 81 diantaranya adalah tenaga medis yang tersebar di 30 rumah sakit di Jakarta.

Sementara ada 2.288 orang dalam pengawasan (ODP) dengan rincian 497 masih dalam pemantauan, 1.791 selesai dipantau.

Selain itu terdapat 1.046 pasien dalam pemantauan (PDP), 708 dirawat, 338 sudah selesai menjalani perawatan.

Komentar (0)