Anies Baswedan: Jakarta Bisa Hadapi Gelombang Kedua Corona Bila....

CP name
KompasTV
Reporter
Upload Date & Time
7 Ditonton

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan datangnya gelombang kedua pandemi Covid-19 di Ibu Kota Jakarta.

Menurut Anies, terjadi atau tidaknya gelombang kedua pandemi Covid-19 bergantung pada kedisiplinan warga.

Hal tersebut termasuk untuk tidak kembali ke Jakarta dari kampung halaman apabila tidak memenuhi ketentuan yang telah ada.

Anies pun mengklaim bahwa sejak penutupan sejumlah tempat umum pada Maret lalu, angka kasus Covid-19 berangsur menurun hingga hari ini.

"Tapi, bila hari-hari ke depan angkanya meningkat karena kita mulai bebas dan bepergian, tidak disiplin menggunakan masker dan cuci tangan, ada potensi kita harus memperpanjang, seakan mengulang proses yang kita kerjakan kemarin," ungkap Anies dalam konferensi pers di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Senin (26/5/2020).

Saat ini, Jakarta sedang memasuki fase perpanjangan PSBB hingga 4 Juni 2020. Menurut Anies, hal tersebut sangat menentukan.

Menurut dia, apabila angka kasus Covid-19 berhasil menurun di bawah angka 1 pada 4 Juni 2020 nanti, ada potensi Jakarta memasuki masa transisi menuju normal baru.

Fase genting ini pun berbarengan dengan kemungkinan arus mudik dan balik Idul Fitri.

Oleh karena itu, Anies menegaskan bahwa hanya beberapa orang yang memenuhi kriteria tertentu yang diizinkan masuk ke Jakarta, yakni mereka yang bekerja pada 11 sektor diizinkan di Jakarta.

Anies menyebut bahwa keputusan tersebut merujuk Surat Edaran Nomor 4 Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Maka dari itu, sejak pertengahan Ramadan, Anies telah meminta warga untuk tidak meninggalkan Jakarta. Apabila meninggalkan Jakarta, belum tentu tentu bisa kembali dengan cepat.

#AniesBaswedan #Corona #Jakarta

Komentar (0)